Gubernur Kalbar : Sikapi Isu Politik Secara Rasional

oleh

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis meminta semua pihak untuk bersikap rasional dalam menghadapi berbagai isu terkait pelaksanaan Pilkada Kabupaten Landak, Kamis (9/6). <p style="text-align: justify;">"Di dalam dunia politik, isu-isu seperti itu biasa, dan harus disikapi secara rasional," kata Cornelis di sela pembukaan Jambore Pendidik Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal – Non Informal Provinsi Kalbar di Jungkat, Kabupaten Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menambahkan, setiap akan berkecimpung di dunia politik, seseorang harus menyiapkan mental agar tidak mudah jatuh menghadapi berbagai tekanan dan cobaan.<br /><br />Namun ia yakin masyarakat Kalbar sudah semakin dewasa dalam berpolitik. "Contohnya dari berbagai pelaksanaan Pilkada, Kalbar aman-aman saja," kata Cornelis yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar itu.<br /><br />Menjelang Pilkada Kabupaten Landak, beredar berbagai selebaran yang mengatasnamakan kelompok dari agama tertentu agar memilih salah satu satu pasangan.<br /><br />Ada tiga pasangan yang maju dalam Pilkada Kabupaten Landak, yakni sesuai nomor urut, Syahdan Anggoi – Bruno, Adrianus Asia Sidot – Herkulanus Heriyadi, dan Supriyanto – Sujarni.<br /><br />Ia selaku Gubernur akan ikut mengawasi persiapan Pilkada Kabupaten Landak. "Pemda akan cek kesiapan dan turun langsung mengawasi hingga pelaksanaan tuntas," kata Cornelis.<br /><br />Cornelis yang pernah menjadi Bupati Landak mengakui, ia memberi perhatian khusus dalam pelaksanaan Pilkada di kabupaten itu.<br /><br />"Masyarakat Kabupaten Landak termasuk kategori garis keras, harus pandai-pandai mengurusnya," katanya.<br /><br />Sementara pelaksanaan Pilkada bukan untuk membuat ribut atau kekacauan di suatu daerah. Melainkan untuk mencari pemimpin yang mampu membawa rakyat di daerah tersebut menjadi aman, makmur, sejahtera dan cerdas. <strong>(phs/Ant)</strong></p>