Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan mengatakan, pembangunan pusat olahraga atau "Sport Center" di Banjarbaru mulai dilaksanakan pada 2013. <p style="text-align: justify;">"Pembangunan fisik pusat olahraga yang representatif itu direncanakan mulai 2013 dan ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga tahun ke depan," ujar wakil gubernur di Banjarbaru, Senin.<br /><br />Ia mengatakan, pembangunan pusat olahraga yang refresentatif di provinsi setempat itu dibangun di atas lahan seluas 250 hektare hingga 300 hektare dilengkapi fasilitas gedung maupun lapangan cabang olahraga.<br /><br />Disebutkan mantan Wali Kota Banjarbaru dua periode itu, fasilitas yang dibangun di antaranya lapangan sepakbola standar nasional termasuk bangunan cabang olahraga lain yang berada dalam satu kawasan terpadu.<br /><br />"Pemkot Banjarbaru diharapkan mampu membebaskan lahan seluas 50 hektare, sisanya dibebaskan Pemprov Kalsel karena pembangunannya harus sinergis antara Pemprov dan Pemkot sebagai pusat lokasi," ungkapnya.<br /><br />Saat ini, kata dia, perencanaan induk pembangunan pusat olahraga yang lokasinya berada di dalam wilayah Kecamatan Cempaka sekitar 10 kilometer sebelah selatan Banjarbaru itu sudah selesai.<br /><br />Tahapan selanjutnya adalah menunggu pembuatan Detail Perencanaan Teknis dari konsultan yang akan dijadikan acuan dasar pembangunan pusat olahraga terbesar di provinsi setempat itu.<br /><br />"Jika detail perencanaan teknis itu sudah selesai maka dilanjutkan proses pembangunan fisik yang dibiayai APBD Kalsel dibantu kucuran dana dari APBN sehingga pembangunannya bisa cepat selesai," ujarnya.<br /><br />Ditambahkan, pembangunan pusat olahraga itu memang merupakan proyek prestisius karena dipastikan menyedot dana yang tidak sedikit tetapi diharapkan keberadaannya membawa banyak manfaat bagi masyarakat.<br /><br />"Kalsel sama sekali tidak memiliki kawasan pusat olahraga sehingga dengan dibangunnya pusat olahraga itu maka bisa dimanfaatkan masyarakat maupun cabang olahraga untuk mengukir prestasi," katanya.<br /><br />Sejauh ini, Provinsi Kalsel memang belum memiliki pusat olahraga yang refresentatif disamping lokasinya yang tersebar di beberap tempat di ibukota provinsi setempat, Banjarmasin.<br /><br />Salah satunya adalah GOR Hasanuddin HM di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin yang terdapat kolam renang, gedung bulu tangkis, dan satu gedung olahraga berukuran relatif kecil.<br /><br />Sedangkan lapangan sepak bola yang representatif dan berstandar nasional yakni Stadion 17 Mei terletak di Jalan Jafri Zam-Zam Banjarmasin dan digunakan untuk kompetisi sepak bola Tanah Air. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















