Gubernur Kalsel Terima Parahita Ekapraya

oleh

Gubernur Kalsel Rudy Ariffin menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2012 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak peringatan Hari Ibu ke-84 di UKM Convention Hall, Gedung SMESCO Tower di Jakarta, Selasa (18/12). <p style="text-align: justify;">Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di Banjarmasin, Rabu mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan karena Kalsel dinilai telah banyak mendukung berbagai program kegiatan properempuan.<br /><br />Penghargaan yang juga diterima 12 kementerian/lembaga, 20 provinsi pemerintah, dan 42 pemerintah kabupaten/kota tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.<br /><br />Menurut Gubernur, perempuan khususnya kaum ibu memiliki posisi strategis dalam pembangunan karakter anak-anak bangsa yang pada akhirnya akan bermuara kepada terwujudnya masyarakat kalsel yang sejahtera.<br /><br />Oleh sebab itu pembinaan, pemberdayaan, dan memberikan porsi yang proforsional kepada perempuan dalam pembangunan menjadi perhatian kita bersama.<br /><br />Dengan demikian, Gubernur mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama kepada anak-anak dan pemuda untuk senantiasa menghormati jasa-jasa kaum ibu.<br /><br />Ke-12 kementerian/lembaga (K/L) yang menerima penghargaan itu yakni Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kehutanan, Mahkamah Agung, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial.<br /><br />Sementara 20 provinsi yang menerima penghargaan yakni Provinsi Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan.<br /><br />Kemudian, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, dan Papua.<br /><br />Sementara itu, Presiden SBY atas nama negara, pemerintah, dan pribadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kontribusi kaum perempuan dalam perjuangan dan pembangunan bangsa.<br /><br />"Termasuk perjuangan sebelum, pada saat, dan setelah bangsa kita memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945," kata Presiden.<br /><br />Presiden menyebut kaum perempuan Indonesia melaksanakan berbagai aktivitas yang positif dan konstruktif. Misalnya, kegiatan pelestarian lingkungan, membantu pendidikan, kesehatan, dan sosial.<br /><br />Perempuan juga ikut mejadi penggerakkan usaha mikro dan kecil.<br /><br />Peringatan Hari Ibu tahun ini mengambil tema "Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa".<br /><br />Tema ini, ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak-Linda Gumelar dalam sambutannya, relevan dengan kondisi riil masyarakat saat ini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>