Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang menegaskan belum berencana mencabut moratorium transmigrasi sampai ada kejelasan berbagai permasalahan yang terjadi selama ini. <p style="text-align: justify;">Banyak yang belum "clear" dan "clean" terhadap lahan transmigrasi karena masih ada di beberapa kabupaten bersengketa dengan perkebunan maupun penyerahan sertifikat tidak dilakukan secara menyeluruh," kata Gubernur Kalteng itu di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Menurut dia moratorium itu dalam rangka melakukan pembenahan dan penyempurnaan, sepanjang itu belum terselesaikan, maka moratorium tidak akan saya cabut," tambah Teras.<br /><br />Orang nomor satu di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" itu juga menemukan banyak fasilitas transmigrasi yang belum dibenahi secara baik dan optimal, sehingga memorandum masih sangat dibutuhkan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat.<br /><br />Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten cenderung meletakkan masyarakat transmigrasi di daerah terpencil dan terisolasi, akibatnya infrastrukturnya belum tersedia dengan baik.<br /><br />"Jangan sampai masyarakat transmigrasi yang sudah ada belum berbenah, tapi kemudian menerima lagi saudara-saudara dari provinsi lain. Kasihan mereka juga nantinya," kata Teras.<br /><br />Gubernur Kalteng menduga Pemerintah Kabupaten yang selama ini mengharapkan agar moratorium transmigrasi dicabut Pemerintah Provinsi sebagai upaya mencari keuntungan dari lahan yang akan ditempati.<br /><br />Di mana, lanjut dia, lokasi transmigrasi itu akan dibersihkan dan kayu maupun isi lainnya nantinya dipergunakan untuk kepentingan serta memperkaya diri sendiri ataupun kelompok.<br /><br />"Tujuan transmigrasi itukan untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung dari provinsi lain dan ingin mencari kehidupan lebih baik di Kalteng. Kalau kondisinya masih seperti itu, bukannya membantu melainkan semakin mempersulit," kata Teras.<br /><br />Dampak lainnya, kata dia, belum optimalnya manajemen maupun pengelolaan transmigrasi membuat masyarakat yang menaruh harapan akan kehidupan lebih baik, terpaksa kembali ke kampung halaman dan meninggalkan lahan yang telah dibersihkan.<br /><br />"Ada banyak alasan kenapa moratorium masih harus dipertahankan. Kalau semua permasalah tersebut telah diselesaikan, baru saya akan mencabutnya," kata Gubernur Kalteng.<strong> (das/ant)</strong></p>


















