Gubernur Kalteng Minta Tidak Ada Demontrasi Wapres

oleh

Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang meminta agar semua pihak menunjukkan itikad baik dan tidak melakukan demonstrasi saat kedatangan Wakil Presiden Boediono beserta sejumlah menteri ke Palangka Raya. <p style="text-align: justify;">"Kalteng hendaknya menjadi tuan rumah yang ramah, baik dan tertib. Jika bisa tidak perlu demonstrasi dan apabila ada aspirasi yang perlu disampaikan silahkan langsung ke Gubernur agar bisa diperjuangkan," kata Teras di Palangka Raya, Kamis.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut orang nomor satu di "Bumi Tambun Bungai" itu kedatangan Wapres, Jumat (19/4), merupakan suatu bukti perhatian pemerintah pusat dan tentunya memberi manfaat bagi Provinsi Kalteng. Apalagi kedatangannya khusus untuk melihat langsung pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya.</p> <p style="text-align: justify;"&gt;Selain itu ingin melihat pelaksanaan dan pendistribusian kredit usaha rakyat (KUR) maupun perkreditan di kalangan masyarakat telah tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian.</p> <p style="text-align: justify;">"Kalau Kalteng sudah dianggap baik maka semua pihak tidak boleh lengah dan langsung berbangga hati. Apa yang telah dan akan dilakukan masih cukup panjang untuk memberantas kemiskinan maupun pertumbuhan perekonomian sesuai harapan semua pihak," ucap Teras.</p> <p style="text-align: justify;">Ia menambahkan kedatangan Wapres beserta para Menteri juga momentum melakukan untuk perbaikan, terutama bagi pasangan Teras-Diran selaku pemimpin Provinsi Kalteng dan akan mengakhiri jabatan di tahun 2015 telah berjanji untuk berlari cepat menyelesaikan semua program yang dicanangkan.</p> <p style="text-align: justify;">Meski begitu, Gubernur Kalteng itu tetap mengingatkan semua pihak agar bersikap wajar, apa adanya dan tidak menutupi segala kekurangan yang ada di Kalteng. Hal itu bertujuan agar Pejabat Pusat dapat melihat kondisi yang sebenarnya.</p> <p style="text-align: justify;">"Jangan terlalu ini repot dan biasa-biasa saja lah. Kalau memang masyarakat mengantri BBM di SPBU ya dibiarkan saja agar Wapres melihat apa adanya dan memang seperti itulah kondisinya. Biar beliau juga tahu apa adanya dan tanpa polesan," demikian Gubernur "Bumi Pancasila" itu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>