Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang berjanji segera menemui pihak PT Pertamina untuk menanyakan realisasi pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Gunung Mas. <p>"Di Seruyan dan Gunung Mas masih belum memiliki SPBU dan hanya ada agen premium dan minyak solar (APMS) saja. Saya ingin menanyakan langsung ke GM Pertamina terkait SPBU mini dan mendorong percepatan SPBU Mobile," ucap Teras di Palangka Raya, Sabtu.</p> <p>Dikatakan, SPBU mini merupakan usul yang disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai upaya menyelesaikan permasalahan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga ke daerah pedalaman.</p> <p>Selain itu permintaan Menteri BUMN agar Pemerintah Provinsi Kalteng melakukan riset dan menentukan titik-titik yang akan dijadikan lokasi SPBU mini di beberapa daerah belum memiliki SPBU telah dilaksanakan.</p> <p>"Saya juga berusaha mendorong percepatan pengadaan SPBU Mobile atau SPBU bergerak untuk menjangkau daerah-daerah yang masih jauh dari SPBU. Karena selain memudahkan masyarakat juga menekan jumlah pelangsiran BBM," ucap Teras.</p> <p>Teras mengemukakan di tahun 2012 Direktur Pemasaran Dan Niaga PT Pertamina menyatakan akan menyediakan 71 unit SPBU mobile atau berjalan untuk dikirimkan ke wilayah Kalimantan. Hal itu sebagai Komitmen Pertamina mengatasi antrian BBM kendaraan bermotor di Kalimantan.</p> <p>Selain itu, lanjutnya juga akan menambah jumlah pasokan Pertamina juga menyiapkan SPBU mobile atau berjalan non sunsidi yang nantinya memberikan pelayanan pada kalangan pemerintah, dan pengusaha yang ada di Kalimantan.</p> <p>"Ya Kalteng menunggu dan mengharapkan agar segera direalisasikan SPBU mini maupun mobile. Kasihan masyarakat di beberapa kabupaten tidak bisa menikmati BBM bersubsidi," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















