Gubernur Kaltim Optimistis E-KTP Sesuai Jadwal

oleh

Gubernur Kalimantan Timur optimitis pelaksanaan E-KTP (kartu tanda penduduk elektronik) di provinsi itu sesuai jadwal, yakni proyek Kemendagri itu harus terealisasi di semua daerah, termasuk Kaltim pada akhir 2012. <p style="text-align: justify;">"Melihat kesiapan pelaksaan E-KTP di berbagai daerah, termasuk di Kota Samarinda yang kita kunjungi kemarin, maka optimistis hal itu bisa terealisasi sesuai target Mendagri," kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak di Samarinda, Selasa.<br /><br />Awang Faroek Ishak bersama Wakil Gubernur H Farid Wadjdy meninjau kesiapan petugas dan perangkat program Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di Kantor Kecamatan Samarinda Kota, di Jalan Kartini, awal pekan ini.<br /><br />Kedatangan gubernur dan Wagub disambut Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail dan jajaaran satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Samarinda. Dalam kesempatan itu gubernur sangat detail menanyakan kepada petugas tentang masalah dan kendala dalam hal pembuatan E-KTP.<br /><br />Ia mengaku bahwa masih ada beberapa kelemahan namun semua itu bukan hal yang signifikan sehingga optimistis program bisa terealisasi sesuai jadwal.<br /><br />Awang berjanji segera melakukan koordinasi dengan pusat jika ada hambatan berarti agar program yang dijadwalkan tuntas akhir 2012 bisa terealisasi dengan baik.<br /><br />Saat menerima kunjungan gubernur, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan, bahwa program E-KTP di Samarinda hanya terkendala listrik yang sering padam namun dengan kondisi itu masih mampu melayani sekitar 200 orang per hari.<br /><br />Nusyirwan menyatakan bahwa melihat kondisi itu maka program E-KTP di "Kota Tepian" tersebut diperkiraan bisa selesai pertengahan Juli 2012.<br /><br />Gubernur dalam kunjungan itu juga memperagakan prosedur pelayanan pembuatan KTP elektronik, mulai pengambilan sidik jari dan pemotretan.<br /><br />Dijelaskan, program E-KTP tujuannya untuk pemutkhiran data penduduk sehingga nantinya tidak ada lagi masyarakat memiliki tanda penduduk lebih dari satu. Program E-KTP nantinya tidak ada lagi warga yang memiliki tanda penduduk ganda. Karena ada alat yang bisa mendeteksi sidik jari atau fingerprint dan mata yang tidak mungkin ganda.<br /><br />Manfaat lain, selain mencegah pemilih ganda dalam Pemilu juga bermanfaat untuk berbagai kepentingan, natara lain mencegah tenaga kerja ilegal, pembelian tanah dengan bermacam KTP, termasuk kejahatan-kejahatan lainnya, termasuk mencegah kejahatan teroris. Proses pembuatan juga cepat dibanding dengan proses pembuatan KTP sebelumnya.<br /><br />Terkait program nasional ini, dana diajukan Kemendagri Rp5,84 Triliun. Bahkan, mengajukan lagi tambahan biaya implementasi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP kepada DPR sebesar Rp358 miliar yang dituangkan dalam nota keuangan dan RAPBN Perubahan 2010.<br /><br />Di Kaltim, beberapa daerah terlihat sudah berjalan lancar uji coba E-KTP, antara lain di Balikpapan dan Bontang. <strong>(das/ant)</strong></p>