Gubernur Kaltim Optimistis Supermal Di Balikpapan Terealisasi

oleh
oleh

Gubernur Kalimatan Timur Awang Faroek Ishak menyatakan optimistis pembangunan Supermal di Kota Balikpapan akan terealisasi. <p style="text-align: justify;">"Pihak DPRD, Wali Kota, Camat Lurah bahkan Ketua RT dan warga setempat sudah menyatakan dukungannya atas kehadiran Supermal itu. Kalau ada yang menolak, itu hanya segelintir orang saja," tutur Awang Faroek di Samarinda, Senin, usai melakukan rangkaian kunjungan kerja di wilayah Utara Kaltim yang berlangsung 9 hingga 15 Juli 2012 Kehadiran Supermal, kata dia, menunjukkan iklim investasi di Kaltim cukup baik sehingga semua pihak harus mendukungnya.<br /><br />"Tidak ada alasan tidak mendukung kehadiran Supermal itu sebab dari aspek ekonomi akan sangat menguntungkan Provinsi Kaltim, khususnya Kota Balikpapan. Begitu pula dengan aspek ketenagakerjaan karena dengan kehadiran Supermal itu tentunya akan menambah lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi angka pengangguran," katanya.<br /><br />Menurut gubernur, dampak positifnya sangat besar dibanding dampak negatif yang dikhawatirkan oleh sebagian kecil orang yang menolak keberadaan Supermal itu.<br /><br />Provinsi Kaltim, lanjut Awang Faroek, membuka seluas-luasnya iklim investasi.<br /><br />"Ini merupakan investasi yang sangat besar sebab nilainya mencapai Rp1,2 triliun. Jadi, mengapa kita harus menolak investasi yang sudah jelas menguntungkan daerah dan masyarakat," kata Awang Faroek.<br /><br />Dia berharap, pihak yang menolak kehadiran supermal itu bisa berpikir jernih sebab kehadiran supermal itu sebagai upaya menjadikan Kaltim khususnya Kota Balikpapan menjadi kota yang maju dan berkembang seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia.<br /><br />"Kecenderungannya, banyak orang Kaltim yang berbelanja ke Jakarta bahkan tidak sedikit yang keluar negeri. Jadi, jika sudah ada supermal di Kaltim, mereka pasti tidak akan lagi menghambur-hamburkan uang ke luar negeri," katanya.<br /><br />"Marilah kita berpikir realistis sebab jika kita hanya melihat dampak negatif dari sebuah investasi itu maka daerah kita tidak akan maju," ujar Awang Faroek Ishak. <strong>(das/ant)</strong></p>