Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Kepada 590 Lansia

oleh

Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan asistensi sosial lanjut usia (lansia) terlantar kepada 590 orang berupa uang sejumlah Rp200 ribu per orang selama 12 bulan. <p style="text-align: justify;">Pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang digelar di Samarinda, Senin, Gubernur Kaltim juga menyerahkan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 100 orang lanjut usia potensial masing-masing sebesar Rp1,5 juta.<br /><br />Bantuan itu diberikan kepada 50 orang lansia di Kota Samarinda, Kota Balikpapan 25 lansia, Kutai Timur 25 lansia. Selain itu juga diserahkan bantuan tambahan gizi bagi 100 lansia masing-masing sebesar Rp37.500 serta bantuan alat bantu berupa tongkat dan kursi roda untuk 80 orang.<br /><br />Saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Lansia, Awang Faroek juga menyerahkan bantuan tool kits kepada siswa yang telah memgikuti pendidikan dan pelatihan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Karya Wanita Harapan Mulia sebanyak 37 siswa.<br /><br />"Penghormatan terhadap para lansia sudah menjadi budaya dan tradisi luhur bangsa yang bernilai sangat tinggi. Para lansia yang tidak lain adalah para orang tua yang telah mengabdikan jasa dan sumbangsih yang tak ternilai bagi generasi setelah mereka," ujarnya.<br /><br />Para lansia, kata dia, telah menunaikan tugas dan kewajiban mereka di dalam keluarga, masyarakat maupun negara.<br /><br />"Para lansia itu bukan kelompok orang-orang yang tersisih, tapi orang-orang yang masih memiliki potensi dan memiliki sumber daya yang baik. Setidaknya mereka memiliki kearifan dan pengalaman yang sangat berharga," katanya.<br /><br />Kehadiran mereka, kata Awang Faroek, dapat berfungsi sebagai pemelihara nilai-nilai luhur budaya bangsa dan norma-norma sosial di masyarakat.<br /><br />Oleh karena itu, katanya, sudah sewajarnya para lansia ditempatkan sebagai panutan atau teladan bagi generasi muda pada era reformasi dan era globalisasi dewasa ini.<br /><br />"Seiring peringatan Hari Lansia ini, kepada para lansia saya mengimbau agar teruslah berkarya dan berdayaguna untuk kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, para lansia bisa dijadikan sebagai figur untuk bertanya dan meminta nasehat. Tidak terkecuali bagi pegawai negeri sipil (PNS).<br /><br />"Mereka dapat mencontoh keteladanan dari para lansia yang sebelumnya berkarya di instansi pemerintahan agar kinerja dan prestasi bisa terus ditingkatkan menuju pemerintah yang bersih dan berwibawa terutama pada pelayanan publik di segala bidang," ujarnya.<br /><br />Awang Faroek menekankan agar setiap keluarga yang memiliki lansia hendaknya memberikan perhatian yang besar, mencintai dan merawat mereka dengan tulus dan ikhlas, karena tanpa perjuangan, pengorbanan dan jasa-jasa mereka, maka generasi yang ada saat ini tidak mungkin bisa seperti sekarang ini. <strong>(das/ant)</strong></p>