Gubernur Minta Kontraktor Perhatikan Kualitas Pekerjaan

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta kontraktor pembangunan infrastruktur di Provinsi tersebut lebih memperhatikan dan kualitas pekerjaan sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu lama. <p style="text-align: justify;">Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang di Palangka Raya, Kamis, mengatakan, perusahaan pelaksana pengerjaan jalan layang Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau diharapkan melakukan pemancangan tiang perdana pembangunan jalan layang tersebut.<br /><br />Dia juga berkeyakinan, apabila kualitas lebih dutamakan dalam pembangunan jalan layang tersebut, maka akan sangat mungkin usia jalan layang itu lebih panjang dari perkiraan yang ditargetkan.<br /><br />Gubernur juga meminta pengawasan terhadap penggunaan jalan diperketat agar usia jalan layang bisa lebih lama dari yang diharapkan. Jalan layang yang dibangun itu hanya mampu menahan beban maksimal 25 ton.<br /><br />Setelah jalan layang Tumbang Nusa selesai dikerjakan, Pemerintah Kabupaten yang bekerja sama dengan instansi terkait diharapkan dapat melakukan pengawasan sesuai dengan kemampuan jalan layang.<br /><br />"Nantinya sisi kiri dan kanan jalan juga perlu dilakukan penghijauan agar jalan layang tidak terlihat gersang, tetapi lebih terlihat cantik," katanya.<br /><br />Hal itu dikatakannya bukan tanpa alasan karena dengan dikerjakannya jalan layang sekmen ke III, maka jalan layang tersebut menjadi jalan layang terpanjang yang ada di luar pulau Jawa, yakni mencapai 10 Km lebih.<br /><br />Dia mengatakan, pembangunan jalan tersebut sudah direncanakan sejak 2008 mengingat kondisi jalan Tumbang Nusa setiap tahun mengalami banjir meskipun sudah dilakukan peninggian badan jalan hingga 1,5 meter, tetapi permukaan air tetap melebihi badan jalan.<br /><br />"Saya mengharapkan, pembangunan jalan layang yang menggunakan sistem multiyear ini, bisa selesai lebih cepat dari yang direncanakan," harapnya.<br /><br />Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalteng Ben Brahim S Bahat mengatakan, pembangunan jalan layang Tumbang Nusa dilaksanakan PT Hutama Karya dengan masa kerja 2011-2014 dan menelan biaya mencapai Rp118 miliar dari anggaran Kementerian PU.<br /><br />"Jika sesuai kontrak kerja, pengerjaan akan selesai tahun 2014, tetapi pihak manajemen Hutama Karya berjanji akan menyelesaikan pekerjaannya dalam waktu 1,5 tahun," ungkapnya.<br /><br />Pengerjaan jalan layang Tumbang Nusa sebetulnya bisa dipercepat dari rencana,dengan harapan pada awal tahun 2013 masyarakat Kalteng sudah bisa menikmati fasilitas jalan layang Tumbang Nusa.<br /><br />Bangunan jalan layang itu menggunakan beton dengan perkiraan usia mencapai 50 tahun, tetapi apabila dikerjakan sesuai kualitas, maka usia jalan tersebut bisa berusia 75-100 tahun. <strong>(das/ant)</strong></p>