Home / Tak Berkategori

Gubernur: Sekda Bantu Tangani Konflik Lahan

- Jurnalis

Jumat, 10 Februari 2012 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengharapkan setiap sekretaris daerah membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas dan konflik lahan yang saat ini terus mencuat pada beberapa daerah di provinsi itu. <p style="text-align: justify;">"Saat ini begitu banyak timbul polemik masalah tapal batas lahan di daerah, yang notabenenya permasalahan itu berasal dari kebijakan yang dikeluarkan oleh kepala daerah," kata Cornelis usai melantik Sekda Kabupaten Sambas, Jamiat Alkadol, di Sambas, Jumat.<br /><br />"Jadi," lanjut dia, "diharapkan permasalahan itu bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah. Jangan sedikit-sedikit, permasalahan yang ada dibawa ke pemerintah pusat, padahal belum ada upaya untuk menyelesaikannya sendiri di daerah." Ia menyatakan, sebagai pemimpin administrasi tertinggi, berbagai keputusan yang dibuat oleh kepala daerah harus dilakukan dengan baik dan benar.<br /><br />"Jangan asal menganggapnya gampang dan beres saja karena semua kebijakan yang ada tentu harus dibuat dengan mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Cornelis.<br /><br />Ia mengingatkan kepala daerah jangan asal membuat kebijakan seenak hatinya sendiri karena semua harus mengikuti peraturan dan ketentuan yang berlaku.<br /><br />"Saya juga menegaskan tidak ada alasan lagi bupati tidak bisa bekerja sama dengan sekda. Yang saya tahu, pemerintahan di Sambas harus bisa berjalan dengan baik dan harmonis," katanya.<br /><br />Cornelis mengatakan, dalam prosesnya, pangangkatan sekda diajukan oleh bupati, kemudian bupati menyampaikan kepada gubernur. Gubernur lantas menyampaikan kepada Mendagri. Setelah Mendagri menyetujui, kemudian gubenur melantik sekda itu.<br /><br />"Karena sekda diajukan oleh bupati, maka tidak ada alasan lagi bupati tidak bisa bekerja sama dengan sekda, termasuk dalam menyusun anggaran dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di daerah," kata Cornelis.<br /><br />Demikian dengan sekda, tambahnya lagi, juga harus bisa menjadi tangan kanan dari bupati dalam menjalankan bebagai tugas dan fungsinya.<br /><br />"Yang saya kesalkan saat ini, masih ada anggapan bahwa sekda adalah orang gubernur. Namun, perlu saya tekankan karena saya saat ini menjadi seorang gubernur, wajar saja jika saya melantiknya," ujarnya.<br /><br />Cornelis meminta semua pihak tidak lagi menganggap bahwa sekda yang dilantik gubernur itu adalah orang gubernur. Hal ini, menurut dia, bisa menjadi suatu bumerang dalam roda pemerintahan yang dapat menyebabkan kurang harmonisnya antara bupati dan gubernur.<br /><br />Di tempat yang sama, Sekda Kabupaten Sambas Jamiat Alkadol yang baru saja dilantik mengatakan kesiapannya membantu tugas bupati dalam menggiring berbagai kebijakan yang dibuat.<br /><br />"Hal utama yang akan saya lakukan sebagai sekda adalah menggiring dan ikut menyukseskan program pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.<br /><br />Ia juga akan berupaya untuk meningkatkan IPM dan pelayanan dasar kemasyarakat, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan, dalam meningkakan kesejahteraan masyarakat.<br /><br />Sebagai langkah awal sebagai sekda, Jamiat akan melakukan reformasi birokrasi agar PNS yang ada di Kabupaten Sambas bisa meningkatkan kinerja mereka dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB