Home / Tak Berkategori

Gula Pasir Langka Di Sintang Jelang Natal

- Jurnalis

Jumat, 9 Desember 2011 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sintang mulai merangkak naik dan sulit ditemukan di dua pasar utama di kabupaten tersebut menjelang Natal. <p style="text-align: justify;">Cici, pemilik toko "88" di Jalan DI Pandjaitan, Pasar Sungai Durian Sintang, Jumat mengatakan, saat ini juga stok gula pasir juga mulai kosong beberapa hari terakhir.<br /><br />"Kabarnya harga gula pasir akan naik, mungkin bisa sampai Rp12 ribu per kilogram, beberapa hari ini stok kami kosong," ujar dia.<br /><br />Ia mengungkapkan, sebelumnya harga gula pasir sudah mencapai Rp10 ribu per kilogram.<br /><br />Kenaikan harga juga terjadi di Pasar Inpres, Sintang.<br /><br />"Hampir semua kebutuhan untuk merayakan Natal harganya naik, termasuk kebutuhan untuk membuat kue," kata salah seorang pembuat kue, Asiu.<br /><br />Menurutnya, kenaikan itu bervariasi antara 10 persen hingga 20 persen.<br /><br />"Kami juga terpaksa menaikkan harga jual kue, menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan-bahannya," kata dia.<br /><br />Dia berharap pemerintah bisa melaksanakan operasi pasar untuk mengurangi beban masyarakat yang merayakan Natal.<br /><br />"Karena biasanya dengan adanya operasi pasar maka kami dapat membeli kebutuhan seperti gula, telur, beras, minyak goreng dengan harga murah," kata dia.<br /><br />Kepala Bidang Perdagangan dan Pasar, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sintang, Ade Supardi mengatakan kepastian untuk pelaksanaan operasi pasar di Kabupaten Sintang diperkirakan paling lama tanggal 20 Desember 2011.<br /><br />"Karena saat ini BUMN yang sebelumnya melaksanakan operasi pasar sedang melaksanakan rapat dan saya sudah diminta untuk mengecek sejumlah harga menjelang perayaan Natal," jelasnya.<br /><br />Hal itu, kata dia, diperlukan untuk mengukur jumlah subsidi yang disalurkan.<br /><br />"Sudah menjadi hukum pasar, dimana ketika permintaan banyak sementara barang sedikit maka akan terjadi kenaikan," ujarnya.<br /><br />Menurutnya, salah satu BUMN yang sudah mengusulkan untuk melaksanakan operasi pasar di Nanga Jetak Kecamatan Dedai dan sekitarnya adalah PTPN XIII.<strong> (*)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB