Guru Honor TK Murung Raya Minta Insentif

oleh

Para guru tenaga honor taman kanak-kanak (TK) atau pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah minta dana tambahan atau insentif untuk menungjang kegiatan belajar dan mengajar. <p style="text-align: justify;">"Kami minta ada perhatian dari pemerintah terhadap para guru honor ini karena selama ini hanya mendapat gaji sebesar Rp100.000 per bulan," kata Wati seorang guru honor saat pelatihan guru TK dan PAUD di Puruk Cahu, Rabu.<br /><br />Menurut dia, permohonan adanya insentif ini sangatlah wajar karena dengan gaji sebesar itu jauh dari standar dari upah minimum kabupaten (UMK).<br /><br />Ratusan para tenaga honor tersebut meminta pemerintah di kabupaten paling utara Kalimantan Tengah ini juga peduli terhadap tingkat kesejahteraan tenaga pendidik.<br /><br />"sangatlah wajar apabila ratusan guru honorer kontrak TK dan PAUD ini meminta tambahan pendapatan melalui diadakannya insentif untuk mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.<br /><br />Sementara Kepala Dinas Pendidikan Murung Raya, Likon menyambut baik aspirasi yang disuarakan ratusan guru honorer yang menjadi peserta pelatihan guru TK dan Paud terkain permintaan insentif.<br /><br />Pada prinsipnya pemerintah sangat setuju dengan permintaan para guru honorer untuk diberikan insentif, karena pihaknya menyadari bahwa memang saat ini gaji para guru honorer sangatlah kecil, dan Pemerintah secara bertahap akan terus berupaya memikirkan untuk menabhan kesejahteraan, tidak hanya guru PNS namun juga para guru honorer kontrak yang juga ikut berjalan dalam dunia pendidikan di kabupaten paling pedalaman Sungai Barito ini.<br /><br />"Saya tentu sangat setuju dengan usulan tersebut, dan usulan ini akan saya sampaikan langsung kepala Bupati Murung Raya, Willy M Yoseph untuk ditindaklanjuti ddan dibahas bersama agar bisa terealisasi," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>