Guru Nusantara Indah Jadi Petugas Upacara

oleh

Ada yang berbeda saat peringatan Hari Guru ke-68 di Persekolahan Nusantaran Indah Sintang, Senin (25/11/2013). <p style="text-align: justify;">Petugas upacara yang biasanya para siswa digantikan oleh guru-guru di sekolah tersebut. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, YAT Lukman Riberu<br /><br />Clara Niuntri, Kepala SMK Nusantara Indah Sintang adalah salah satu guru yang menjadi petugas upacara kala itu. Ia bertugas menjadi pemimpin upacara. Ia mengaku tidak canggung menjalani tugas yang dibebankan padanya meski sudah lama tidak menjadi petugas upacara. <br /> <br />“Saya tidak canggung. Karena selama ini pembinaan pada siswa selalu dilakukan meski tidak terjun langsung menjadi petugas. Terutama memberikan pelatihan menjelang upacara. Kami selalu memberikan bimbingan pada siswa terkait cara menjadi pemimpin upacara yang baik termasuk bagaimana mempersiapkan mental,” katanya.<br /><br />Ia menegaskan, guru harus siap memberikan yang terbaik bagi anak didik. Termasuk memberikan contoh saat menjadi petugas upacara. <br /><br />“Guru harus menjadi contoh. Pada momen kali ini kami memberikan bukti nyata soal pelaksanaan upacara itu sendiri,” katanya.<br /><br />Kepala SMP Nusantara Indah Sintang, Helena mengatakan, peringatan Hari Guru di Persekolahan Nusantara Indah memang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya.<br /> <br />“Kami ingin sesuatu yang berbeda saat memperingati hari guru, makanya petugas upacara yang biasanya para siswa digantikan oleh guru,” kata Helena.<br /><br />Selain menggelar upacara, peringatan hari guru di persekolahan Nusantara Indah juga dimeriahkan pentas seni yang diisi para siswa SMA. <br />“Nantinya, para guru SMP akan mengunjungi pengurus yayasan yang sedang sakit yakni Pak Suratman,” bebernya.<br /><br />Philipus Wuring, kepala SMA Nusantara Indah mengatakan penentuan guru menjadi petugas upacara bendera sudah dibicarakan bersama oleh SMP, SMA dan SMK di Nusantara Indah. <br /><br />“Wacana ini disambut antusias oleh para guru, bahkan pemilihan petugas dilakukan bersama,” katanya. <strong>(das/Rzl)</strong></p>