Home / Tak Berkategori

Guru SMPN 5 Tebelian Tinggal Di Gudang

- Jurnalis

Minggu, 17 April 2011 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurangnya prasarana perumahan yang tersedia bagi guru di SMPN 5 Sungai Tebelian, membuat beberapa orang guru di sekolah tersebut, harus rela menjadikan gudang sekolah, ruang koperasi, dan ruang ganti siswa sebagai tempat tinggal. <p style="text-align: justify;">“Mereka terpaksa tinggal di gudang, ruang koperasi dan ruangan sempit yang biasa digunakan siswa untuk ganti pakaian,”ungkap Endang Parwati,S.Pd, Kepala SMPN 5 Sungai Tebelian kepada kalimantan-news beberapa waktu yang lalu.<br /><br />Dikatakan Endang, masalah kekurangan rumah guru ini bukan terjadi sekarang. Sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu. Dirinya juga sudah beberapa kali mengusulkan penambahan rumah guru di SMPN Sungai Tebelian ini. akan tetapi sampai saat ini belum ada kepastian kapan pemerintah akan mealokasikan dana untuk pembangunan rumah guru tersebut. <br /><br />“Sudah sejak tahun 2008 lalu, saya mengusulkan penambahan rumah dinas bagi guru-guru yang mengajar di sana, tapi sampai sekarang hasilnya nihil,”keluhnya.<br /><br />Menurutnya, ada sepuluh guru yang mengajar di sekolahnya. Empat diantaranya adalah guru honor dan guru kontrak. Sedangkan rumah guru yang tersedia hanya beberapa rumah saja. Masih jauh dari cukup. Sementara di tempat lain ada perumahan guru yang berlebihan dari kebutuhan. Bahkan ada sekolah yang rumah gurunya tidak terpakai, malah mendapat tambahan dan dibangun rumah yang baru lagi.<br /><br />Tidak meratanya insfartuktur sekolah ini sungguh sangat memprihatinkan. Disaat pemerintah ingin meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini, guru sebagai ujung tombak pendidikan justru belum mendapatkan tempat tinggal yang layak. Disisi lain guru dituntut untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswanya. <br />  <br />Keberadaan perumahan guru ini kata Endang, merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Perumahan yang menjadi tempat tinggal tenaga pendidik ini, merupakan awal dari kegiatan belajar mengajar. <br /><br />“Jangan berharap mendapatkan pendidikan berkualitas, jika masalah yang ada pada salah satu pilar pendidikan itu belum dapat teratasi,”pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB