Haji – 2.431 Calon Haji Siap Ke Tanah Suci

oleh

Sebanyak 2.431 jamaah calon haji asal Kalimantan Barat siap diberangkatkan ke Mekkah, Arab Saudi. <p style="text-align: justify;">"Untuk persiapan keberangkatannya dimulai dengan beberapa rangkaian kegiatan yakni Minggu (16/10) akan diadakan pelepasan jamaah calon haji Kalbar oleh Gubernur Cornelis di Pendopo," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Rojak di Pontianak, Jumat.<br /><br />Pada upacara pelepasan tersebut, kata Rojak, akan dihadiri jemaah calon haji Kloter 17 yang terdiri dari Sintang, Melawi, Sanggau, Sekadau dan sebagian Kota Pontianak.<br /><br />"Kemudian, antisipasi dari yang jauh kami pun melibatkan sebagian jemaah calon haji asal Kota Pontianak juga," kata Rojak.<br /><br />Setelah itu, lanjut Rojak, pada Senin (17/10) pukul 05.00 WIB sudah mulai pelepasan dari Asrama Haji Pontianak menuju Embarkasi Batam.<br /><br />"Dalam setiap harinya kami bagi dalam tiga kloter kecil, Kloter I berangkat pukul 05.00 WIB yaitu Sanggau dan Sintang," jelas Rojak.<br /><br />Dilanjutkan pada pukul 10.00 WIB memberangkatkan Kloter 2 asal Kabupaten Sintang dan Melawi. Kloter 3 pukul 14.30 WIB dari Melawi, Sekadau dan Kota Pontianak.<br /><br />"Diharapkan yang melepaskan jamaah calon haji tersebut Bapak Wali Kota Pontianak, kami pun sudah menyurati mereka untuk melakukan pelepasan," kata Rojak.<br /><br />Terkait persiapan keberangkatan jamaah calon haji tersebut pula, lanjutnya, Panitia Pelaksana Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kalbar melaksanakan rapat koordinasi terakhir di Asrama Haji Pontianak.<br /><br />"Itu dilakukan untuk melakukan pengecekan pemberangkatan terakhir yang pada dasarnya semua sudah siap. Misalnya saja untuk Asrama Haji yang sudah siap menampung seluruh jamaah," kata Rojak.<br /><br />Rojak menjelaskan, sebenarnya jamaah yang berasal dari luar Kota Pontianak ada juga yang tidak menginap di Asrama Haji.<br /><br />"Bisa jadi mereka memilih menginap di rumah keluarganya. Itu kami persilahkan, asalkan tidak mengganggu jadwal pemberangkatan," tegas Rojak.<br /><br />Pihaknya, lanjut dia, memberikan batas waktu toleransi paling tidak dua jam sebelum pemberangkatan para jamaah sudah berada di Asrama Haji Pontianak.<br /><br />"Karena satu orang saja yang tertinggal, tentu akan mempengaruhi jadwal pemberangkatan," katanya.<br /><br />Musim haji tahun ini, jamaah calon haji Kalbar terdiri dari enam kloter, mulai Kloter 17 hingga 22.<br /><br />Enam Kloter itu terbagi dalam dua gelombang. Kloter 17 dan 18 masuk dalam gelombang petama selebihnya gelombang kedua.<br /><br />Kloter 17 terdiri dari Kabupaten Sintang, Melawi, Sekadau, Sanggau, dan sebagian Kota Pontianak. Kloter 18 terdiri dari Singkawang, Sambas, sebagian Kota Pontianak. Kloter 19 terdiri dari Kota Pontianak dan Kubu Raya. Kloter 20 terdiri Kabupaten Pontianak, Landak, Kapuas Hulu dan Kota Pontianak.<br /><br />"Sedangkan Kloter 22 Kota Pontianak," kata Rojak. <strong>(phs/Ant)</strong></p>