Haji – Pemondokan Calhaj Kotawaringin Timur Masuk Ring Satu

oleh

Pemondokan calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) selama di Makkah Al-Mukarramah masuk dalam ring satu. <p style="text-align: justify;">Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kotawaringin Timur, Muhammad Ilmi Hafif di Sampit, Sabtu mengatakan, lokasi pemondokan itu berjarak 2,5 Km dari Manjidil Haram.<br /><br />"Lokasi tersebut berada di Maktab Jumaizah, Ma’Abdah dan Reiz Akhir Kota Makkah, hanya 2,5 kilometer dari Masjidil Haram," katanya menambahkan.<br /><br />Dengan jarak yang sangat dekat itu diharapkan tidak membuat para jamaah menjadi kelelahan seandainya berjalan kaki, meski disana telah disiapkan bus untuk angkutan Calhaj.<br /><br />Calon haji Kotawaringin Timur nantinya akan tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) enam dan tujuh embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).<br /><br />Kloter keenam 87 orang dan kloter tujuh 54 orang. Calhaj dari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur menuju embarkasi Banjarmasin, Kalsel akan dilakukan pada Sabtu (15/10) malam.<br /><br />Menurut Ilmi, meski terbagi atas dua kloter, yakni enam dan tujuh calon haji akan diberangkatkan secara bersamaan menuju ke embarkasi Banjarmasin Kalsel.<br /><br />Calhaj yang masuk dalam kloter enam akan bergabung dengan calhaj kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah (Kalteng), yakni Kabupaten Murung Raya, Gunung Emas, Seruyan dan Barito Utara.<br /><br />Mereka akan diberangkatkan melalui bandar udara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalsel pada Senin (17/10).<br /><br />Sedangkan 54 orang calhaj yang masuk dalam kloter tujuh akan tergabung dengan calhaj asal Palangka Raya dan akan diterbangkan ke Makkah pada Selasa (18/10).<br /><br />"Para Calhaj Kotawaringin Timur dijadwalkan akan kembali ketanah air pada 27 dan 28 November 2011," katanya.<br /><br />Jumlah calon "tamu Allah" dari Kotawaringin Timur sebelumnya sebanyak 161 orang, namun 20 orang di antaranya mengundurkan diri maka yang siap berangkat hanya 141 orang.<br /><br />Menurut dia, alasan mereka tidak jadi berangkat karena usianya sudah tua, sementara keluarga yang diharapkan dapat mendapinginya tercatat dalam daftar tunggu.<br /><br />Ada juga karena istrinya sedang hamil tua sehingga tidak dapat ditinggalkan terlalu lama. Bagi mereka yang tidak jadi berangkat rencananya akan menunaikan ibadah haji pada tahun depan.<br /><br />"Minat umat Islam Kotawaringin Timur untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya daftar tunggu dan jumlahnya telah mencapai 1.600 orang lebih," terangnya.<br /><br />Banyaknya daftar tunggu tersebut tidak seimbang dengan kuota yang diterima Kantor Kemenag Kotawaringin Timur. Diperkirakan daftar tunggu ini akan habis 10-15 tahun mendatang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>