Harga Minyak Tanah Capai Rp 9.500 Per Liter

oleh

Harga minyak tanah di beberapa wilayah Kota Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan belakangan ini sudah menembus Rp9.500 per liter, sehingga menjadi keluhan ibu rumah tangga. <p style="text-align: justify;">"Hasil pemantauan kami ada tiga wilayah di Kota Banjarmasin yang harga minyak tanah itu begitu tinggi, yakni Pekapuran, Teluk Tiram, dan Kelayan," kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak, Agusfianoor di Banjarmasin, Jumat.<br /><br />Harga yang berlaku sekarang masih harga dimana subsidi pemerintah terhadap bahan bakar itu masih diberlakukan, apalagi bila subsidi itu sudah dicabut, bagaimana harganya nanti, kata Agusfianoor.<br /><br />Oleh karena itu, katanya pihak LSM-nya meminta kepada PT Pertamina untuk menunda kebijakan menghentikan distribusi minyak tanah bersubsidi di wilayah Kota ini yang direncanakan akhir 2011.<br /><br />Menurut dia, penundaan penghentian distribusi minyak tanah bersubsidi merupakan tindakan bijaksana mengingat konversi minyak tanah ke gas belum berhasil dengan baik.<br /><br />Apalagi pembagian tabung gas oleh pemerintah kepada masyarakat Kota Banjarmasin belum merata, hanya sebagian warga yang memperolehnya, sebagian besar masih memanfaatkan minyak tanah.<br /><br />Jika harga minyak tanah semahal itu, sementara masyarakat sulit memperoleh gas, masyarakat akan dirugikan.<br /><br />Mengenai tingginya harga minyak tanah itu sudah dikeluhkan LSM Kompak ke PT Pertamina setempat, beberapa orang perwakilan LSM Kompak sudah mendatangi pihak kantor PT Pertamina Banjarmasin.<br /><br />Hanya saja, kata Agusfianoor jawaban pihak PT Pertamina tidak memuaskan, karena berbagai pertanyaan tidak dijawab dengan baik, seperti berapa suplai minyak tanah ke Banjarmasin, atau penetapan harga eceran tertinggi (HET).<br /><br />Masa PT Pertamina tidak tahu harga HET yang berlaku sekarang, apakah ini sengaja disembunyikan agar mudah mempermainkan harga di tingkat eceran atau kenapa, tanya Agusfianor.<br /><br />Begitu juga banyak pertanyaan yang selalu dielak pihak PT Pertamina setempat, dan selalu berdalih kebijakan semua berada di PT Pertamina pusat Jakarta.<br /><br />"Kami meminta pertanyaan-pertanyaan kami itu nantinya di jawab oleh PT Pertamina, bila ternyata tak ada jawaban yang memuaskan maka kami secara beramai-ramai akan melakukan unjuk rasa ke kantor PT Pertamina di sini," kata Agusfianoor.<br /><br />Berdasarkan keterangan program konversi minyak tanah ke elpiji bertujuan antara lain mengurangi subsidi minyak tanah untuk keperluan rumah tangga yang bernilai sekitar Rp30 triliun.<br /><br />Menurut Pertamina, elpiji memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan minyak tanah seperti mudah digunakan dan dipindahkan, bersih dan ramah lingkungan, pembakaran mudah disesuaikan, temperatur panas yang tinggi, berbau khas, dan kompor tidak perlu dipanaskan terlebih dulu.<strong> (phs/Ant)</strong></p>