Harga Sembako Naik, Warga Harap Ada Basar Murah

oleh

Harga sejumlah barang-barang kebutuhan pokok mulai merangkak naik sejak awal bulan suci ramadhan 1435 H 2014. <p style="text-align: justify;">Belum diketahui secara pasti mengapa fenomena ini selalu terjadi setiap tahunnya. Dan diperkirakan kenaikan harga sembako ini hingga perayaan Idul Fitri 1435 H awal Agustus mendatang.<br /><br />Beberapa jenis kebutuhan pokok seperti daging ayam sudah naik sejak beberapa Juni lalu. Kenaikan harga jual ayam cukup signifika, harga per kilogram dibanderol Rp24.000. Namun, sejak bulan April lalu, harga ayam merangkak perlahan hingga Juli inis dijual dengan harga Rp28.000 per kilogramnya, bahkan ada pengecer yang lebih tinggi menujual daging ayam per kilogramnya.<br /><br />Naiknya harga kebutuhan pokok sedikit banyak berpengaruh pada ekonomi masyarakat. Umat yang hendak merayakan hari raya mau tidak mau harus menyiapkan dana lebih.<br /><br />“Tiap tahun begini. Kalau mau hari raya pasti barang-barang naik. Yang sudah pasti naik itu telur, minyak goreng, gula, daging, dan sebagainya. Tapi mau tidak mau hadapi saja lah. Yang penting stoknya tersedia, jangan sampai langka,” ujar Neli Septia Nurani, ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan jalan Sekadau-Sintang (2/7/2014) kemarin.<br /><br />Ibu dua anak itu mengaku sudah siap mengantisipasi kenaikan harga barang. Neli pun punya trik tersendiri untuk menghemat ongkos hari raya.&ldquo;Kalau saya biasanya belanja dari jauh-jauh hari waktu harga barang belum naik, jadi agak ringan lah. Kalau sudah dekat waktunya lumayan berat juga,” tuturnya.<br /><br />Selain itu, Neli biasanya tidak melewatkan jika ada gelaran pasar murah yang umum diselenggarakan pemerintah menjelang hari-hari raya. Karenanya, ia berharap tahun ini juga diselenggarakan pasar murah di Sekadau. <br /><br />“Tahun lalu seingat saya tidak ada pasar murah. Mudah-mudahan tahun ini ada,” harapnya. <strong>(Mto/das)</strong></p> <p> </p>