Harga Tanah Palangkaraya Melonjak Seiring Kemajuan Pembangunan

oleh

Harga tanah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah melonjak, seiring kemajuan pembangunan ibu kota provinsi tersebut beberapa tahun belakangan ini, ungkap warga setempat. <p style="text-align: justify;">Sebagai contoh tanah di seberang Jembatan Kahayan atau berseberangan Kantor Gubernur Kalteng, arah menuju Kuala Kurun dan Bontuk, kini harganya beberapa kali lipat, ungkap keluarga Annoor, di Palangkaraya, Rabu.<br /><br />Ia mengungkapkan, harga tanah di sekitar tempatnya tinggal sekitar tujuh tahun lalu hanya berkisar antara Rp30 juta – Rp50 juta untuk ukuran 25 meter X 100 meter, kini lebih dari Rp500 juta.<br /><br />"Meningkatnya harga tanah tersebut, seiring dengan keberadaan jalan raya antara Palangkaraya – Kuala Kurun, ibu kota Kabupaten Gunung Mas atau Palangkaraya – Buntok, ibu kota Kabupaten Barito Selatan (Barsel)," tuturnya.<br /><br />"Dengan naiknya harga tanah tersebut, juga berdampak pada kenaikan harga perumahan di sekitar ‘kota cantik’ Palangkaraya sampai beberapa kali lipat," demikian keluarga Annor tersebut.<br /><br />Sementara itu, keluarga Rahmat menambahkan, harga perumahan di ibu kota Kalteng tersebut dalam beberapa tahun terakhir juga terus meningkat.<br /><br />"Untung ‘ulun’ (saya) mengambil kredit rumah tahun lalu, jika tidak, mungkin ulun ‘kada kawa’ (tidak bisa) membeli rumah, karena kreditnya yang terus meningkat," katanya.<br /><br />Penuturan senada dari Noraida, seraya menambahkan, saat mengambil kredit rumahnya tahun 2006 uang muka cuma Rp10 juta, dan pada 2007 naik menjadi Rp35 juta.<br /><br />"Begitu pula cicilan kredit dengan tempo sepuluh tahun pada kredit 2006 hanya Rp650.000/bulan, tapi bagi yang akad kredit 2007 cicilannya menjadi Rp1.300.000/bulan untuk masa pembayaran 15 tahun," ungkap ibu tiga anak itu.<br /><br />Kemajuan pembangunan dan pengembangan ibu kota Kalteng dalam satu dasa warsa belakangan menunjukan kemajuan yang pesat, seperti permukiman dan rumah toko (ruko) bagaikan jamur di musim hujan, demikian Ida. <strong>(das/ant)</strong></p>