Harga TBS Hasil Perkebunan Swadaya Stagnan

oleh

Harga Tandan Buah Segar (TBS), hasil dari perkebunan kelapa sawit swadaya masyarakat di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini agak stagnan, kisaran Rp1.200-Rp750 per kilogram. <p style="text-align: justify;">Seorang petani sawit di Kelumpang Selatan, Kotabaru, Soleh, di Kotabaru, Minggu mengatakan, harga TBS beberapa kali musim panen akhir-akhir ini masih tetap Rp750 per kg.<br /><br />"Tetapi kalau di daerah kami di Cantung, Kelumpang Hulu, harga TBS kisaran Rp1.200 per kilogram," tambah Akhmad Nurul.<br /><br />Soleh menjelaskan, perbedaan harga TBS di Kelumpang SElatan dengan di Cantung, disebabkan jarak pembelian TBS dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).<br /><br />Semakin dekat dengan perusahaan, harga TBS akan semakin tinggi.<br /><br />Sebaliknya semakin jauh harga TBS akan semakin murah.<br /><br />Menurut petani sawit di Kelumpang Hulu, Abu Bakar, selain disebabkan faktor jarak, harga TBS juga dipengaruhi umur pohon kelapa sawit.<br /><br />Semakin tua pohon kelapa sawit kualitas TBS akan semakin baik, dan harganya juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan sawit kurang dari lima tahun.<br /><br />Abu Bakar menambahkan, penetapan harga TBS bukanlah semata-mata dilakukan oleh pedagang, akan tetapi oleh pemerintah bersama instansi terkait lainnya.<br /><br />Sebelumnya, seorang pedagang TBS Narso, menjelaskan, naik turunya harga TBS di PKS karena membanjirnya TBS dari wilayah Kalimantan TImur yang dijual di wilayah Kotabaru atau Tanah Bumbu.<br /><br />"Bahkan kami sempat antre beberapa hari, karena banyaknya TBS yang masuk dari daerah Kaltim," ujarnya.<br /><br />Akibat antrean yang berhari-hari tersebut, menyebabkan kualitas TBS jadi turun, dan itu mengakibatkan harganya juga turun.<br /><br />Dia menambahkan, ketika kondisi normal, harga TBS relatif stabil. <strong>(das/ant)</strong></p>