Harga TBS Kaltim Menurun Tipis

oleh

Harga tandan buah segar kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur mengalami sedikit penurunan, namun petani diminta tetap optimis karena penurunan harga diperkirakan hanya terjadi sementara dan bulan depan bisa kembali menguat. <p style="text-align: justify;">"Kalau diamati, sebenarnya tren harga sawit ini fluktuatif. Misanya, untuk TBS (tandan buah segar) umur 10 tahun ke atas pada periode 1-15 Oktober seharga Rp1.065,39 per kg, periode 16-31 Oktober naik menjadi Rp1.169,80 per kg, dan bulan November ini kembali turun menjadi Rp1.163,82 per kg," ujar Kepala Bidang Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim Mohammad Yusuf di Samarinda, Rabu.<br /><br />Yusuf yang juga Ketua Penetapan Harga TBS itu, melanjutkan penetapan harga TBS periode November 2015 berdasarkan hasil rapat untuk memutuskan harga TBS kelapa sawit.<br /><br />"Harga TBS dan turunannya perlu dikendalikan pemerintah agar petani memiliki kepastian ketika menjual hasil panennya," tambahnya.<br /><br />Secara rinci, lanjut dia, untuk TBS kelapa sawit periode November di umur tiga tahun ditetapkan seharga Rp1.020,45 per kg, atau mengalami penurunan ketimbang periode sebelumnya sebesar Rp1.025,70 per kg.<br /><br />TBS umur empat tahun seharga Rp1.042,14 atau menurun tipis ketimbang periode sebelumnya yang seharga Rp1.047,64 per kg. Kemudian TBS umur lima tahun turun menjadi Rp1.063,65 per kg dari sebelumnya yang seharga Rp1.069,02 per kg.<br /><br />Untuk umur enam tahun juga turun tipis menjadi Rp1.091,17 per kg, umur tujuh tahun turun menjadi Rp1.101,90 dari sebelumnya seharga Rp1.107,50 per kg.<br /><br />Kemudian TBS umur delapan tahun turun menjadi Rp1.128,60 dari sebelumnya seharga Rp1.134,40 per kg, umur sembilan tahun turun menjadi Rp1.154,56 per kg dari sebelumnya seharga Rp1.160,55 per kg, dan TBS umur 10 tahun ke atas turun menjadi Rp1.163,82 per kg.<br /><br />Sedangkan untuk harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tertimbang ditetapkan seharga Rp5.895,34 per kg, sehingga mengalami penurunan tipis karena periode sebelumnya seharga Rp5.960,53 per kg.<br /><br />"Kemudian untuk kernel atau minyak inti sawit rerata tertimbang ditetapkan seharga Rp3.407,41 per kg. Ini berarti harga kernel mengalami kenaikan ketimbang periode sebelumnya yang hanya seharga Rp3.278,04 per kg," kata Yusuf. (das/ant)</p>