Harga TBS Sawit Periode Oktober Turun

oleh

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengalami penurunan selama empat bulan terakhir namun petani optimistis kelapa sawit masih menjadi andalan ekonomi mereka. <p style="text-align: justify;"><br />"Untuk TBS umur sepuluh tahun ke atas pada Juli lalu masih seharga Rp1.534,26 per kg, kemudian terus menurun hingga Oktober ini turun lagi menjadi Rp1.065,39 per kg," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Etnawati di Samarinda, Kamis.<br /><br />Penetapan harga TBS periode Oktober 2015 berdasarkan hasil rapat untuk memutuskan harga TBS kelapa sawit. Sejak September 2015, tim penetapan harga TBS menerbitkan harga dua kali per bulan yakni periode 1-15 dan periode 16-30 setiap bulan, katanya.<br /><br />"Hal tersebut dimaksudkan agar penetapan harga di Kaltim tidak bias terhadap harga Crude Palm Oil (CPO) dunia yang selalu mengalami perubahan setiap hari," kata Etnawati.<br /><br />Secara rinci disebutkan untuk TBS sawit periode 1-15 Oktober dalam umur tiga tahun ditetapkan seharga Rp934,17 per Kilogram, umur empat tahun seharga Rp954,47 per Kilogram dan umur lima tahun Rp937,36 per Kilogram.<br /><br />Kemudian, berumur enam tahun seharga Rp998,61, umur tujuh tahun seharga Rp1.008,51 per Kilogram , umur delapan tahun seharga Rp1.003,13, umur sembilan tahun seharga Rp1.57,10 per Kilogram dan TBS umur 10 tahun ke atas seharga Rp1.065,39 per Kilogram.<br /><br />Sedangkan untuk harga minyak sawit mentah atau CPO tertimbang ditetapkan Rp5.515,95 per Kilogram dari periode sebelumnya Rp5.677,56 per Kilogram atau mengalami penurunan minus Rp161,61 per Kilogram.<br /><br />"Harga kernel atau minyak inti sawit rerata tertimbang ditetapkan seharga Rp2.617,14 per Kilogram dari periode sebelumnya Rp2.478,65 per Kilogram atau mengalami penguatan harga sebesar Rp138,39 per Kilogram," kata Etnawati. (das/ant)</p>