Harta Wagub Kalsel Berkurang Rp3 Miliar

oleh

Dalam dua tahun terakhir harta kekayaan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan berkurang Rp3 miliar dari sebelumnya Rp9 miliar menjadi Rp6 miliar. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut diungkapkan Kepala Satgas Pemeriksaan dari Direktorat Pendaftaran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Deputi Pencegahan KPK Tri Gana Reva di Banjarmasin, Senin.<br /><br />Menurut dia, data tersebut berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan KPK kepada Gubernur Kalsel Rudy Ariffin dan Wakil Gubernur Rudy Resnawan yang dilakukan di ruang Wasaka Pemprov Kalsel sejak pukul 09.30 Wita hingga 13.00 Wita.<br /><br />"Dari klarifikasi yang disampaikan Wagub berkurangnya harta kekayaan tersebut sebagian karena dimanfaatkan pada saat Pilkada gubernur dan wagub 2010 ," katanya.<br /><br />Sebelum menjadi Wagub Kalsel Rudy Resnawan menjabat sebagai Walikota Banjarbaru dua periode.<br /><br />Hal tersebut berbeda dengan harta kekayaan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin yang naik sekitar Rp300 juta selama menjabat sebagai gubernur Kalsel kedua kalinya.<br /><br />Menurut Tri, penambahan harta kekayaan gubernur tersebut belum dilaporkan ke KPK karena bertambahnya harta tersebut berupa pembelian perabotan rumah tangga.<br /><br />"Kalau harta pak gubernur ada kenaikan sedikit sekitar Rp300 juta berupa pembelian perabot rumah tangga," katanya.<br /><br />Selain harta gubernur dan Wagub Kalsel, tim yang terdiri atas tujuh orang anggota KPK juga akan melakukan klarifikasi kepada 36 pejabat di Kalsel.<br /><br />Ke-36 orang tersebut antara lain 13 orang bupati dan walikota serta wakilnya, muspida, Kajati, Kepala BPN, Kepala Direktorat Pajak dan kapolres.<br /><br />Seluruh pejabat tersebut bakal dimintai klarifikasi secara bergantian mulai Senin (11/7) – Jumat (15/7) di Gedung Wasaka Pemprov Kalsel.<br /><br />Berbeda dengan harta kekayaan Rudy Resnawan, harta kekayaan Gubernur Rudy Ariffin kendati terjadi kenaikan Rp300 juta namun total harta kekayaannya jauh lebih sedikit dibanding Wagub yaitu hanya Rp3,6 miliar.<br /><br />"Total harta saya sekitar Rp3,6 miliar termasuk yang sudah ada penambahan," kata Gubernur Rudy Ariffin dicegat usai memberikan klarifikasi dihadapan KPK.<br /><br />Menurut Rudy, klarifikasi yang dilakukan KPK adalah merupakan klarifikasi tentang harta kekayaan yang rutin dilakukan dua tahun sekali sehingga tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan.<br /><br />Selain gubernur dan Wagub, pejabat yang mendapatkan giliran klarifikasi bersamaan dengan gubernur dan Wagub adalah Bupati Tabalong Rachman Ramsy.<br /><br />"Masalah itu tanyakan saja ke gubernur langsung jangan ke saya," kata bupati enggan diwawancarai wartawan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>