Hindari Proyek Tambal Sulam Jalan

oleh

Tokoh masyarakat Kabupaten Sanggau Ai Denangus ketika dikonfirmasi mengatakan, jika benar pihak ADB memberikan dana hibah sebesar Rp 312 miliar maka hal tersebut bisa dibilang sebuah kejutan untuk wilayah Sanggau. Dan pemkab Sanggau harus memperjuangkanya agar kualitas infrastruktur jalan di Sanggau mengalami peningkatan. <p>“Hal-hal yang kita rasakan janggan di untuk proyek pembangunan jalan di Kabupaten Sanggau selama ini adalah membiasakan proyek tambal sulam. Sehingga hanya berselang beberapa bulan setelah dilakukan pembangunan maka jalan yang ada kembali mengalami kerusakan dan itu terjadi secara terus menerus tanpa ada solusi yang jelas,” ungkapnya.<br /><br />Untuk dikatakan Ai Denangus, kedepan dirinya sangat berharap proyek tambal sulam yang selama ini dilakukan sebisa mungkin harus dihindari. Guna menghilangkan image bahwa pemkab Sanggau tidak serius dalam menangani permasalahan jalan yang ada di wilayah ini, terlebih jalan menyangkut kepentingan masyarakat secara keseluruhan.<br /><br />“lihat saja ruas jalan Tayan Hulu sampai Tayan Hilir sekarang ini, belum lama dilakukan pembangunan sudah mengalami kerusakan serius dan mengancam perekonomian masyarakat.  Bukan hanya ruas jalan tersebut tapi seluruh jalan kita nyaris mengalami nasib yang sama dan harus mendapatkan perhatian sesegera mungkin,” katanya.<br /><br />Terlebih dikatakan Ai Denangus, ruas jalan menuju Kabupaten Sekadau yang kondisinya saat ini semakin memprihatinkan. Sehingga memerlukan tindakan riil dari pemkab Sanggau agar masyarakat merasa nyaman, yang dimulai dari perbaikan mental para pejabat dilingkungan pemkab Sanggau itu sendiri yang selama ini menangani pembangunan jalan yang ada. <strong>(phs)</strong></p>