Hingga Juni 2012, 15 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

oleh

Dari bulan Januari hingga Juni 2012 tercatat sudah 15 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu,Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Demikian dikatakan AKP Wahyu Jati Wibowo,SH,SIK selaku Kasat Lantas Polres Kabupaten Kapuas Hulu, saat ditemui <em><strong>kalimantan-news.com</strong></em> diruang kerjanya, Jum’at (15/06/2012).<br /><br />"Semenjak Tahun 2012 ini, jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi,  setiap bulannya mengalami peningkatan,padahal Kami sudah berupaya maksimal untuk menekan angka kecelakaan," tuturnya.<br /><br />Dijelaskan Wahyu,pada bulan Januari jumlah laka 7, luka ringan (LR) sebanyak 10 orang, luka berat (LB) sebanyak 6 orang, meninggal dunia (MD) sebanyak 1 orang, dengan kerugian materil sebesar Rp. 38.600.000,  pada bulan Februari jumlah Laka 12, LR sebanyak 12 orang, LB sebanyak 4 orang, MD sebanyak 4 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 57. 000.000.<br /><br />Pada bulan Maret jumlah laka 10, LR sebanyak 8 orang, LB sebanyak 4 orang, MD sebanyak 3 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 18. 600.000. Bulan April jumlah laka 8, LR sebanyak 7 orang, LB sebanyak 2 orang, MD sebanyak 5 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 26. 500.000.<br /><br />Sedangkan pada Bulan Mei jumlah laka 9, LR sebanyak 11 orang, LB sebanyak 7 orang, namun selama bulan Mei tidak ada korban kecelakaan yang meninggal dunia,tetapi kerugian materil sebesar Rp. 114. 500.000. Dan untuk bulan Juni ini kata Wahyu,jumlah laka 2, dengan LR sebanyak 2 orang, LB sebanyak 1 orang, MD sebanyak 2 orang, dengan kerugian materil sebesar Rp. 13.000.000.<br /><br />Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi karena berbagai faktor penyebabnya, seperti human error, kondisi alam atau cuaca dan kondisi infrastruktur baik itu jalan maupun jembatan. " Rata-rata karena kurangnya kesadaran dalam berlalu lintas, dan tidak mentaati aturan lalu lintas," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, untuk menekan angka kecelakaan yang semakin meningkat tersebut, Wahyu mengaku telah melakukan berbagai upaya baik itu dengan mengelar razia, dengan memberikan peringatan himbauan hingga keproses tilang, selain itu telah juga dilakukan sosialisasi kesekolah-sekolah.<br /><br />Tetapi Wahyu mengakui bahwa tingkat kesadaran berlalu lintas di Kabupaten Kapuas Hulu dinilai masih rendah. Masih banyak yang tidak memikirkan keselamatannya saat mengendara dengan tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas.<br /><br />"Berbagai upaya telah kita lakukan, namun kembali lagi terhadap tingkat kesadaran dari masing-masing pengendara, Saya menghimbau agar dalam mengendarai kendaraan jaga keselamatan,jangan kebut-kebutan dan bagi orang tua harus tegas terhadap anaknya, jangan memberi kebebasan bagi anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan, " pungkaanya.<strong> (phs)</strong></p>