Hujan disertai dengan angin kencang dan petir melanda kota Sintang dan sekitarnya, Minggu (26/02/2012). Akibatnya, aliran listrik dikota Sintang hingga berita ini diturunkan mengalami pemadaman total. <p style="text-align: justify;">Hujan yang terjadi diperkirakan turun pada dini hari, sedangkan tiupan angin kencang baru dirasakan sekitar pukul 4 subuh berlangsung sekitar 15 menit, yang kemudian disertai padamnya listrik. Akibat pemadaman total tersebut, mempengaruhi distribusi air PDAM ke pelanggan.<br /><br />“Air PDAM mati total tak mengalir,” ungkap Ucok warga Imam Bonjol.<br /><br />Dari pantauan kalimantan-news.com, tiupan angin yang sangat kencang tersebut, hampir sebagian tempat di dalam kota Sintang terlihat sampah dari dedaunan yang berserakan terbawa angin.<br /><br />“Dihalaman saya, banyak dedaunan yang bukan berasal dari pohon disekitar kami. Ini nampaknya terbawa angin dari tempat lain,” ujar Nurhadi warga KS Tubun, Sintang.<br /><br />Sebagian besar warga memang paginya sibuk membersihkan halaman mereka yang sudah rata dengan sampah dedaunan. Bahkan beberapa gereja yang akan mengadakan kebaktian, terpaksa menggunakan genset.<strong>(*)</strong></p>















