HUKUM – Polres Amankan Puluhan Drum BBM Ilegal Di Sungai Kapuas

oleh

Puluhan drum Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terdiri dari 18 drum minyak jenis premium, dan 25 drum minyak jenis solar. Puluhan BBM illegal tersebut ditangkap diperairan sungai Kapuas di Desa Suay Kecamatan Embaloh Hilir dengan menggunakan kapal motor oleh jajaran Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu, pada Senin (29/04/2013) sekitar pukul 14.30 wib. <p style="text-align: justify;">Kapal Motor KM TARUNA JAYA III  ini kemudian digiring petugas menuju daerah Teluk Barak, Kecamatan Putussibau Selatan untuk dilakukan bongkar muat dan dijadikan sebagai Barang Bukti (BB) untuk di amankan di Mapolres Kapuas Hulu.</p> <p style="text-align: justify;">Kapolres Kapuas Hulu AKBP Dhani Kristianto mengatakan bahwa inormasi yang diperoleh pihaknya BBM tersebut diperoleh dari sebuah mobil tangki, yang kemudian dipindahkan ke kapal motor. BBM tersebut rencanya akan dijual kemasyarakat Kecamatan Bunut Hilir, untuk minyak jenis solar dibeli seharga Rp.7000/liter dan akan dijual Rp. 8000/liter, sedangkan  minyak jenis premium akan dijual Rp. 7000/liter dengan harga beli sebelumnya sebesar Rp. 6500/liternya.<br /> <br />“Yang punya minyak itu H. Abang Abdurahim (39)  warga Dusun Kupan Kecamatan Bunut Hilir, dia mendapatkan BBM tersebut dari tengki BBM yang kemudian dipindahkan kedalam drum dan dibawa menggunakan kapal motor di sungai Kapuas, rencana akan dijual kemasyarakat di Kecamatan Bunut Hilir,” terang Dhani kepada Wartawan, Selasa (30/04/2013).</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20130430214831_F293AC9.jpg" alt="" width="643" height="400" /></p> <p style="text-align: justify;">Menurut Dhani, awalnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, setelah dilakukan penyelidikan dilapangan ternyata benar, ada peyalahgunaan BBM bersubsidi, kemudian petugas dari Polres Kapuas Hulu melakukan pengejar dengan menggunakan dua buah speed boad diperairan sungai Kapuas.</p> <p style="text-align: justify;">“Sebenarnya Senin malam itu sudah kita proses namun karena kendala kabut, baru keesokan harinya (selasa) kapal motor itu tiba di Teluk Barak untuk dilakukan bongkar muat yang kemudian puluhan drum itu kita bawa ke Polres untuk dijadikan BB,”cetusnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, H. Abang Abdurahim pemilik BBM Ilegal tersebut saat ini sudah diamankan di Polres Kapuas Hulu guna dimintai keterangan, dan akan dilakukan pengembangan kasus tersebut oleh Polres Kapuas Hulu. Tersagka dikenakan penyalahgunaan pengangkutan dan atau berniaga BBM bersubsidi sebagaimana dalam Pasal 55 Uandan-undang No. 22 Tahun 2001 Tentang Minyak da Gas (Migas)  dengan ancaman pidana  5 Tahun kurungan penjara. <strong>(phs)</strong></p>