IDI Barito Selatan Gelar Aksi Solidaritas

oleh

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah menggelar aksi solidaritas terhadap dr Dewa Ayu Sasiary Prawan dan dua rekannya di Manado, Sulawesi Utara, yang terancam dipenjara beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">Ketua IDI cabang Barsel dr Dadang Baskoro Nugroho, Sp. PD di Buntok, Rabu mengatakan aksi solidaritas ini merupakan bentuk keprihatinan IDI Barsel terkait kasus tersebut.<br /><br />"Mengingat tindakan medis yang dilakukan rekan sejawat kami, dr. Ayu, dr Hendri dan dr Hendi Simanjuntak ini sudah sesuai dengan Standar Operasional Pelayanan (SOP), namun dianggap sebagai tindakan malpraktek," kata Dadang.<br /><br />Oleh karena itu, dalam aksi ini pihaknya menyampaikan protes keras kepada Kejaksaan Agung RI dan kepolisian RI terkait penangkapan anggota IDI yang dilakukan dengan cara-cara yang tidak manusiawi tersebut.<br /><br />"Surat pernyataan sikap ini akan kita tembuskan kepada semua pemangku kepentingan," ungkapnya.<br /><br />Hal tersebut karena seorang dokter hanya bisa mengupayakan kesembuhan pasien, sedangkan terkait hidup dan matinya seseorang ditentukan oleh Tuhan yang maha kuasa.<br /><br />Usai berorasi didepan UGD RSUD Buntok, para dokter yang tergabung dalam IDI cabang Barsel bersama persatuan dokter gigi Indonesia (PDGI) itu melakukan aksi berjalan kaki menuju Dinas kesehatan untuk menyampaikan pernyataan sikap tersebut.<br /><br />Sementara itu, Sekretaris dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel, dr Yardi Nazar pada kesempatan itu sangat mendukung aksi solidaritas yang dilakukan oleh IDI dan PDGI Barsel ini.<br /><br />"Kita sangat mendukung apa yang dilakukan ini sepanjang tidak menelantarkan pasien yang ada," ucapnya.<br /><br />Pantauan Antara, meskipun puluhan dokter tersebut melakukan aksi solidaritas, namun pelayanan kesehatan baik di RSUD Buntok maupun Puskesmas di wilayah tersebut tidak terganggu. <strong>(das/ant)</strong></p>