IDI Berkomitmen Tingkatkan Layanan Bagi Peserta BPJS

oleh

Ikatan Dokter Indonesia Kota Singkawang, Kalimantan Barat, berkomitmen akan meningkatkan layanan kepada masyarakat seiring dengan kebijakan pemerintah menaikkan tarif BPJS mulai 1 April nanti. <p style="text-align: justify;">"Dengan adanya perubahan tarif ini kami berjanji akan berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," kata Wakil Ketua I Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Singkawang dr Barita di Singkawang, Kamis.<br /><br />Dia mengatakan, IDI tetap profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak membedakan pasien BPJS dan pasien umum.<br /><br />"Guna meningkatkan mutu pelayananan khususnya di bidang kesehatan, IDI selalu melakukan pertemuan-pertemuan ilmiah. Di pertemuan itu, kami selalu mengingatkan untuk bekerja secara profesional," katanya.<br /><br />Terpisah, Kepala Unit Pelayanan Primer Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Singkawang Dwi Santoso menyatakan bahwa kenaikan iuran BPJS Kesehatan merupakan ketetapan pemerintah.<br /><br />"Bukan berarti pemerintah mau memberatkan masyarakat. Pemerintah juga sudah ada sumbangsih dalam hal alokasi APBN tahun 2016 untuk mengantisipasi kekurangan dari iuran yang telah ditetapkan," katanya.<br /><br />Ia memaklumi apabila kenaikan iuran itu mengundang pro kontra di masyarakat, terutama bagi warga yang kurang mampu.<br /><br />"Tapi ini kan program gotong royong. Yang sehat membayar yang sakit. Namun, di dalam Perpres juga sudah diatur bahwa bagi warga yang tidak mampu akan ditanggung oleh pemerintah melalui PBI-APBD," ujarnya.<br /><br />Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya juga telah menggelar pertemuan dengan seluruh direktur rumah sakit, kepala dinas kesehatan, dan kepala farmasi untuk menyosialisasikan Permenkes tahun 2016.<br /><br />Dalam pertemuan itu juga dibahas prosedur pelayanan yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas dan pembatalan obat dengan e-katalog tahun 2016.<br /><br />"Sehingga proses lelangnya dianggap gagal, jadi nanti akan dilakukan lelang ulang," katanya. (das/ant)</p>