Indonesia-Filipina Akan Deklarasikan Percepatan Perundingan Perbatasan

oleh

Filipina dan Indonesia akan mendeklarasikan percepatan perundingan perbatasan laut sebagia bagian penyelesaian masalah perbatasan antarkedua negara. <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 7.5pt; font-family: Verdana;">Filipina dan Indonesia akan mendeklarasikan percepatan perundingan perbatasan laut sebagia bagian penyelesaian masalah perbatasan antarkedua negara. <br /> <br /> Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai rapat internal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, mengatakan deklarasi itu akan diumumkan dalam kunjungan kenegaraan Presiden Filipina Benigno Aquino ke Indonesia pada Selasa (8/3). <br /> <br /> Selain deklarasi percepatan perundingan perbatasan laut, Marty mengatakan, pada kunjungan kenegaraan kali pertamanya ke Indonesia, Aquino juga akan melakukan penandatanganan kerja sama pemuda, olah raga, dan pendidikan. <br /> <br /> "Akan dibicarakan juga peningkatan hubungan bilateral, upaya kerja sama dalam kerangka ASEAN dan kerangka global," ujarnya. <br /> <br /> Sedangkan untuk kerja sama bidang pariwisata, Marty mengatakan, akan dilakukan peningkatan keterhubungan utamanya pada bidang penerbangan. <br /> <br /> Sementara itu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan dalam pertemuan bilateral antara Presiden Yudhoyono dan Presiden Benigno Aquino, akan dibahas upaya peningkatan perdagangan dan investasi dengan Filipina. <br /> <br /> Mari mengatakan, dalam kerja sama perdagangan dibahas industri perikanan dan penanganan zona penangkapan. <br /> <br /> Sebagai negara bertetangga dekat, lanjut Mari, Indonesia dan Filipina ingin bekerjasama erat untuk memajukan industri perikanan di kedua negara. (Eka/Ant) <br /></span></p>