Indra: Beri Nama Jalan, Gunakan Nama Pahlawan Lokal

oleh

Tokoh Pemuda Melawi, Indra Fahrudi menilai perlu adanya wacana serta kebijakan dari berbagai pihak untuk pemberian nama jalan maupun fasilitas milik Pemkab melawi dengan menggunakan nama pahlawan lokal. <p style="text-align: justify;">Hal itu mengingat di Kabupaten Melawi sampai kini masih banyak jalan maupun gang yang belum memiliki nama. Padahal setiap tahun ada jalan dan gang baru. Tak hanya itu, beberapa fasilitas umum seperti RSUD bahkan sampai kini belum memiliki nama khusus.<br /><br />“Kami para anak cucu pejuang mengharapkan Pemkab Melawi bisa menginventarisasi sejumlah pejuang yang ikut berjuang melawan penjajah di Melawi di masa lalu. Dari database ini nantinya, barulah kita memberikan nama tempat, jalan, fasilitas umum, maupun gedung dengan nama pejuang daerah kita,” katanya.<br /><br />Indra mencontohkan stadion  olahraga yang sudah diberikan nama Raden Temenggung Setia Pahlawan sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan nasional asal Melawi ini. Ia berharap pemberian nama pejuang dan pahlawan lainnya nantinya bisa disematkan pada fasilitas lain, seperti rumah sakit, gedung pertemuan, maupun nama jalan.<br /><br />“Dari sisi sejarah ini perlu dilakukan sehingga para generasi saat ini, mengetahui siapa saja pejuang maupun pahlawan lokal di Melawi. Apalagi mengingat Melawi adalah daerah yang istimewa karena menjadi arena pertempuran sehingga daerah kita dikenal dengan julukan Kota Juang,” katanya.<br /><br />Indra menambahkan, pemberian nama jalan dan juga fasilitas milik pemerintah menjadi bagian untuk mengenang para pahlawan dan hal ini sudah sepatutnya dilakukan. Ia pun berharap hal ini dapat dipertimbangkan oleh pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat di Melawi. <br /><br />“Selain itu, pemberian nama jalan, gang maupun fasilitas umum juga memberikan kejelasan terhadap aset-aset milik Pemkab kedepannya. Pemberian nama ini perlu diperkuat dengan Perda,” sarannya. (KN)</p>