Infrastruktur Dasar di Kayan Hulu jadi Perioritas Pembangunan Jarot

oleh
Bupati Sintang, Jarot Winarno melakukan kunjungan kerjanya di Kecamatan Kayan Hulu, melakukan potong ompong sebagai upacara penyambutan tamu dalam kunjungan kerja di Kayan Hulu, Rabu (31/3/2021)

SINTANG, KN – Saat melakukan kunjungan kerja pertamanya di periode ke-2 sebagai Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan komitmennya untuk membangun infrastuktur dasar di Kayan Hulu.

Jarot mengatakan, saat periode pertamanya menjabat sebagai Bupati Sintang, indeks infrastruktur di Kayan Hulu berada di nomor 2 terbawah di Kabupaten Sintang.

“Saat itu konektivitas antara Nanga Mau dan Tebidah cukup sulit. Di tambah lagi konektivitas antar desa yang ada di Tebidah ini sangat sulit. Susahnya luar biasa,” ujar Bupati Jarot, Rabu (31/3/2021)

Namun sebagai wujud misi membangun dari pinggiran dan mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur dasar, Jarot mengatakan, Tanjung Miru saat ini sudah tembus. Sedangkan ruas jalan dan jembatan menuju Tapang Menua rencananya akan dikerjakan tahun ini.

“Masih ada ruas jalan yang belum kita kerjakan, seperti ruas jalan dari Nanga Oran menuju Tanjung Miru sudah tembus jembatan kita perbaiki. Kemudian simpang Tanah Goneh menuju Tapang Menua belum tembus. Tahun ini kita alokasikan 1,6 miliar, utamanya untuk meratakan ruas jalan dari Tanah Merah menuju Nanga Masau. Sehingga jika pada musim kemarau jalan tersebut paling tidak sudah bisa dilalui masyarakat,” kata Jarot.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, menurut Jarot hal yang perlu diperhatikan di Kayan Hulu adalah listrik dan internet. Jarot menjanjikan, di Kayan Hulu akan segera dibangun tower mini jaringan internet untuk menjamin konektivitas telekomunikasi.

“Alokasi kita 164 tower mini yang kita ajukan, 29 akan kita pasang di Kayan Hulu. Dan April ini dimulai survei untuk mencari tanah membangun tower,” ucapnya.

Ia berharap dengan berdirinya tower jaringan internet, membuat komunikasi pemerintah berjalan dengan baik dan lancar. Menurut Jarot, inilah upaya pemerintah memajukan indeks infrastruktur di Kayan Hulu agar bisa sama dengan kecamatan yang lain.

Selain itu, Pemkab Sintang juga sudah mulai pelelangan lagi untuk sanitasi air bersih di Kayan Hulu, yang lebih banyak dialokasikan ke jalur hulu Tebidah.

Kata Jarot, ini merupakan program pemerintah untuk kesehatan lingkungan yang mampu menurunkan angka stunting di Kecamatan Kayan Hulu. “Saya mau fokuskan yang di pedalaman untuk pembangunan dengan begitu akan berpengaruh untuk Kecamatan Kayan Hulu juga,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kayan Hulu, Yelmanus mengatakan, Kecamatan Kayan Hulu dengan luas wilayah 930,750 km² dengan jumlah penduduk 27.902 jiwa terbagi  menjadi 31 desa dan seratus dusun memiliki kendala kondisi dengan topografi perbukitan. Sehingga menyulitkan jalur transportasi.

“Karena seperti kita ketahui untuk jalur transportasi warga masih mengandalkan jalur air, sehingga biayanya sangat mahal. Dengan adanya pembangunan ruas jalan yang akan dibuat, tentu ini sangat mempermudah warga masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari hari,” pungkasnya. (*)