Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Sekadau. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sekadau Eko Sulistyo mengatakan hal itu tercantum dalam drat raperda rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sekadau 2011-2015. <p style="text-align: justify;">Membuka jalan di pedesaan sangat penting sebagai urat nadi perekonomian. Jika jalan sudah ada maka hasil pertanian masyarakat dapat diangkut ke sentra pemasaran. <br /><br />“Selanjutnya, daerah berkembang dengan baik,” sebut dia, Selasa (12/7).<br /><br />Seluruh desa dan kecamatan menurut Eko menjadi sasaran pembangunan jalan dan dilaksanakan secara merata. Infrastruktur yang dimaksud bisa berupa badan jalan yang menjadi sarana transportasi masyarakat. <br /><br />“Kita laksanakan secara bertahap hingga lima tahun,” ujarnya. <br /><br />Terhadap pembangunan jembatan diakui Eko memerlukan dana besar. Beberapa lokasi berdasarkan kajian Bappeda penting untuk segera dibangun jembatan. Agar dapat terealisasi maka pihaknya telah mengirimkan proposal kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. <br /><br />“Pemkab selalu berusaha agar pembangunan jembatan terealisasi,” kata dia. <br /><br />Selain jalan, kepala daerah menurut Eko turut menekankan sektor pertanian dalam RPJMD. <br /><br />“Tanpa meninggalkan sektor kesehatan dan pendidikan,” papar dia. <br /><br />Swasembada pangan menjadi target sektor pertanian. Eko mengungkapkan kalau selama ini produksi padi masih sebatas mencukupi keperluan pangan selama 10 bulan. <br /><br />“Masih ada kekurangan dua bulan lagi dan ini yang kita kejar,” cetusnya.<br /><br />Caranya menurut Eko dengan menggarap lahan yang sangat luas di Sekadau. <br /><br />“Tinggal koordinasi antarinstasi, yakni dinas pertanian dan badan ketahanan pangan,” beber dia. (phs)</p>














