INHUTANI Gandeng Korea Tanam 5.000 Ha Karet

oleh

Badan usaha milik negara (BUMN) PT Inhutani II Stagen, Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjalin kerja sama dengan sebuah BUMN asal Korea Selatan yakni, "National Forestry Cooperative Federation" (NFCF) untuk menanam tanaman karet di atas lahan sekitar 5.000 hektare. <p style="text-align: justify;">Direktur PT Inhutani II Stagen, Kotabaru, Bahrizal Bakri, Jumat, mengatakan, ada dua jenis tanaman yang akan dikembangkan dalam pola kerja sama tersebut, yakni, karet dan kayu akasia.<br /><br />"Untuk perkebunan karet luas areal ditarget sekitar 5.000 hektare (ha), dan akasia serta lainnya sekitar 20 ribu ha," terang Bahrizal.<br /><br />Namun untuk tahap awal ini, NFCF baru akan merealisasikan untuk menanam karet dan akasia masing-masing 1.000 hektare.<br /><br />Direktur Pengembangan PT Inhutani II, Tri Joko Sujono menambahkan, kerja sama dibidang hutan tanaman industri tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara kedua Negara, Indonesia dengan Korea Selatan pada Agustus 2010 di Seoul.<br /><br />Pertemuan itu menghasilkan serangkaian kerja sama kehutanan antarkedua negara yang saling menguntungkan.<br /><br />Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana kerja sama NFCF dengan PT Inhutani II untuk mengembangkan hutan tanaman industri di Kalimantan Selatan seluas 100 ribu hektare.<br /><br />Memorandum of Undestanding (MoU) antara PT Inhutani II (Persero) dan National Forestry Cooperative Federation for Establishment, Development and Management of Forest Plantation, kini mulai diimplementasikan.<br /><br />Menurut Direktur Pengembangan Joko, kerja sama pengembangan hutan tanaman industri tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp400 miliar.<br /><br />Kerja sama tersebut akan berlanjut diperkirakan minimal satu fase tanaman karet, kisaran 35 tahun.<br /><br />Dia menambahkan, NFCF merupakan sebuah BUMN Korea Selatan yang bergerak dalam bidang koperasi kehutanan.<br /><br />NFCF di negara Korea dinilai berhasil untuk mengembangkan hutan kerakyatan, oleh karenanya badan usaha negara tersebut berminat untuk mengembangkan usahanya dengan menggandeng BUMN Indonesia yang berkedudukan di Kotabaru.<br /><br />"Kalau di luar Jawa, NFCF satu-satunya ada di Kotabaru," paparnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>