Home / Tak Berkategori

Investasi Masuk, Status Lahan Harus Jelas

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2011 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak sedikit konflik yang terjadi dalam kegiatan investasi lantaran persoalan lahan, keterbukaan para pihak sangat diperlukan, kebijakan pemerintah juga selayaknya memberi ruang besar kepada masyarakat untuk menerima atau menolak. <p style="text-align: justify;">Kepala Desa Tanjung Prada Kecamatan Tempunak, Asen pada kalimantan-news.com, Rabu (23/11/2011) mengatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat dua hari lalu merupakan akumulasi dari perjuangan yang selama ini disuarakan ditingkat bawah.<br /><br />“Saya kira yang seperti itu sah-sah saja dan ketika sudah sampai pada pilihan untuk menggelar aksi, tentunya dilatarbelakangi sudah banyaknya kasus atau konflik yang memang harus segera disikapi pemerintah daerah,” ujarnya.<br /><br />Aksi massa yang digelar masyarakat korban investasi merupakan akumulasi konflik yang terjadi di sejumlah kecamatan termasuk Tempunak yang beberapa desanya sudah menyatakan menolak masuknya perkebunan sawit.<br /><br />“Kampung saya tak usah dibawa-bawa, yang jelas sejauh ini kami belum menerima masuknya sawit,” ucapnya.<br /><br />Namun ia menegaskan, bukan berarti menolak, sepanjang ada keterbukaan dari investor dan juga ada kebijakan yang kuat dari pemerintah daerah untuk melindungi hak-hak rakyat karena pada dasarnya tujuan pemerintah memasukkan investasi adalah untuk menunjang peningkatan kesejahteraan rakyat.<br /><br />“Kebijakan investasi ini yang harus dibenahi, sepanjang proses masuknya jelas, ada keterbukaan dan masyarakat benar-benar diberikan pemahaman baik buruknya, tidak masalah, bahkan bisa saja masyarakat turut berkontribusi menjaga investasi itu,” tukasnya.<br /><br />Menurutnya, terkait penyerahan lahan, tentunya yang harus dipikirkan juga adalah soal keberlangsungan kebutuhan lahan dimasa yang akan datang dan juga kebutuhan untuk kegiatan usaha tani sehari-hari.<br /><br />“Jangan pula lahan produktif yang diserahkan, kalau lahannya rawa atau memang tidak bisa kita garap silakan saja, yang penting tetap ada lahan produktif yang bisa kita pertahankan dan bisa tetap diolah oleh anak cucu kita,” imbuhnya.<br /><br />Menurutnya, baik masyarakat yang menerima maupun pihak perusahaan harus benar-benar melihat status asal usul lahan.<br /><br />“Jangan pula lahan yang bermasalah yang diserahkan dan perusahaan main garap, batas administratif juga harus digenahkan agar tidak memicu konflik dikemudian hari,” tukasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB