Investor Kembali Diingatkan Patuhi MoU Perbaikan Jalan

oleh
oleh

Investor bidang perkebunan di Kotawaringin Timur maupun Seruyan kembali diingatkan agar mematuhi nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk menyediakan dana perbaikan jalan Sampit menuju Bagendang. <p style="text-align: justify;">Sesuai MoU sepanjang 4 kilometer perbaikannya tanggungjawab investor yang selalu menggunakan jalan Sampit ke Bagendang, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng Leonard S Ampung di Palangka Raya, Rabu.<br /><br />Kalau anggaran dari dua Kabupaten dan Provinsi tidak ada masalah. Sekarang ini yang jadi masalah investor itu belum juga menyediakan dana sesuai MoU, tambahnya.<br /><br />Perbaikan jalan Sampit menuju bagendang rusak parah akibat dilewati Truk Perusahaan Swasta bertonase besar menuju Pelabuhan milik Pelindo III, sehingga selalu dikeluhkan warga sekitar.<br /><br />Kepala PU Kalteng itu mengatakan perbaikan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 8,57 kilometer menelan biaya sekitar Rp83 miliar. Dana tersebut akan dilakukan bersama-sama dengan sistem pembagian segmen pekerjaan oleh Pemprov Kalteng, Pemkab Kotim maupun Seruyan, dan Investor yang dikoordinir PT Pelindo III.<br /><br />"Pembagian segmen tersebut sesuai kesepakatan seluruh investor yang berusaha di wilayah Kotim dan Seruyan, dan langsung difasilitasi Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Jadi, ya kami berharap agar MoU yang sudah disepakati harus dilaksanakan," kata Leonard.<br /><br />Ia mengatakan telah ada kesepakatan semua pihak terkait MoU untuk pengerasan dan pengaspalan yang telah ditandatangani belum lama ini di Palangka Raya.<br /><br />Pemprov Kalteng berkewajiban membangun ruas jalan rigid pavement sepanjang 6,3 km dengan biaya Rp41,56 miliar, Pemkab Kotim sepanjang 1,102 km dengan biaya Rp8,3 milyar, Pemkab Seruyan 0,544 kilometer biaya Rp4,159 miliar.<br /><br />"Pihak konsorsium gabungan investor yang dikoordinir PT Pelindo III berkewajiban untuk ruas jalan sepanjang 3,931 kilometer dengan biaya sekitar Rp29,116 miliar. Semoga dananya segera diberikan para investor itu," demikian Leonard.<strong> (das/ant)</strong></p>