Isu Penculikaan. Bupati : Ada Yang Tidak Suka Dengan Kedamaian

oleh

Terkait dengan SMS berantai mengenai isu adanya sekelompok orang yang berkeliaran untuk mencari korban sebanyak 400 orang guna diambil organ tubuhnya, juga ditanggapi oleh Bupati Sintang Drs.Milton Crosby, M.Si. <p style="text-align: justify;">Ditengah peninjauan ke lokasi kebakaran kantor Badan Penanggulanagn Bencana Daerah Kabupaten Sintang, Jumat (04/03/2011), Bupati sangat menyesalkan jika masyarakat Sintang terpengaruh dengan SMS tersebut. Menurutnya, isu dalam SMS itu memang sengaja diciptakan untuk menimbulkan kepanikan serta keamanan yang tidak kondusif di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di kabupaten Sintang.<br /><br />“Saya menduga SMS itu memang sengaja untuk menciptakan kekacauan dan tidak menginginkan adanya kedamaian di wilayah kita,” ungkap Milton kepada kalimantan-news.<br /><br />Namun demikian, dirinya tetap meminta kepada masyarakat di kabupaten Sintang agar tetap menanggapinya dengan pikiran jernih atau positif.<br /><br />“Disatu sisi, isu tersebut tentunya akan membuat kita untuk waspada dengan terus menggalakan siskamling diwilayah masing-masing,” kata Milton.<br /><br />Selain itu dirinya juga meminta agar isu tersebut tidak serta merta diterima mentah-mentah, sehingga masyarakat akan langsung mudah bertindak sendiri diluar ketentuan hukum.<br /><br />“Masyarakat jangan bertindak sendiri jika melihat hal yang mencurigakan. Jenjangnya ada untuk sebuah tindakan keamanan. Silahkan lapor kepada aparat keamanan setempat baik TNI maupun Polisi,” pinta Milton.<br /><br />Milton menambahkan, situasi ekonomi yang baik disuatu daerah memang selain menimbulkan ekses positif juga yang negatif dapat ditimbulkannya. Dari informasi yang dirinya terima, banyak masyarakat yang ada dikampung-kampung tidak berani untuk pergi menyadap karet, yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat kabupaten Sintang, apalagi harga karet saat ini sedang membaik.<br /><br />“Nilai perekonomian Sintang baik, terutama harga karet sehingga ada pihak yang berkepentingan memanfaatkan situasi tersebut,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>