Jadikan Kasus Engkalit Sebagai Pembelajaran

oleh

Sekretaris umum DAD Kalbar Ibrahim Banson, yang juga hadir dalam sidang adat tersebut ketika dikonfirmasi mengatakan, hendaknya kasus kekerasan yang terjadi tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Agar tak menganggap remeh hal-hal kecil yang muncul di masyarakat dan bisa berakibat fatal. <p style="text-align: justify;">“Kejadian ini harus kita jadikan pembelajaran bersama, dan harus menyadarkan semua elemen di Kabupaten Sanggau khususnya dan Kalbar secara umumnya. Bukan hanya pihak kepolisian tapi juga tokoh-tokoh adat yang ada, bahwa hal-hal kecil jangan dianggap sepele karena dapat memicu hal yang besar dan berakibat fatal padahal bisa diantisipasi sedini mungkin jika semua elemen tanggap,” tandasnya.<br /><br />Selain itu dikatakan Ibrahim Binson, kejadian kekerasan yang terjadi baik Meliau juga Engkalit juga harus menyadarkan tokoh-tokoh adat  dayak yang ada di Kalbar. Bahwa tidak semua masyarakat dayak bisa menerima begitu saja masuknya teknologi informasi yang berkembang saat ini khususnya melalui telepon seluler (HP).<br /><br />“Kalau kita sudah sadar hal tersebut maka jika ada SMS pengoret yang beredar, maka baik kepolisian, kecamatan, kelurahan sampai tokoh adat harus segera turun kepada masyarakat. Dan memberikan penjelasan bahwa yang beredar tersebut tidak benar adanya sehingga tidak perlu ditanggapi secara berlebihan,” katanya. <strong>(phs)</strong></p>