Jadikan Melawi Ikon Perayaan Imlek Se- Kapuas Raya

oleh
oleh

Mengharapkan perayaan imlek di Melawi menjadi ikon, jika sudah terbentuknya Provinsi Kapuas Raya. <p style="text-align: justify;">Itulah ungkapan yang disampaikan ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi, yang juga selaku ketua panitia perayaan imlek, Taufik. <br /><br />Menurutnya, layaknya Melawi dijadikan ikon perayaan imlek di Melawi, karena setiap tahunnya perayaan imlek semakin meningkat. Tahapan demi tahapan perayaan imlek pun jauh-jauh harinya sudah dilaksanakan. <br /><br /><br />“Yang sudah dilaksanakan yakni menggelar pasar kuliner selama 6 hari. Kemudian pada 17 Februari kita sudah mulai melaksanakan hiburan sampai dengan malam puncak yakni 18 Februari. Malam puncak dihibur artis Surabaya, yakni Hong Cia-Cia, kemudian dari Lampung yakni  Inka Mama Mia. <br /><br />Undangan resmi sekitar 150. Untuk masyarakat lainnya terbuka, dan sangat diharapkan dukungan untuk berpartisipasi hadir,” kata Taufik saat ditemui disela-sela persiapan lokasi hiburan imlek, Senin (16/2/2015).<br /><br />Tak hanya sampai disitu saja, pada 4 Maret 2015 yakni pada masa Capgome. Paginya sekitar pukul 09.00 WIB, digelar pawai karnawal multi etnis yang ada di Melawi ini. Kemudian malamnya pawai lampion keliling pasar. <br /><br />“Nah, pada 5 Maret jam 9 pagi, dilaksanakan pawai tatung 10 orang. Gabungan antara Pontianak sama Melawi. Kemudian malamnya jam 7, lanjut malam hiburan penutupan. Dihibur artis mandarin Malaysia. Sementara pada 6 Maret pukul 16.00 WIB dilaksanakan pembakaran nanga. Itu adalah akhir dari seluruh kegiatan perayaan imlek,” jelasnya. <br /><br />Lebih lanjut, pria yang merupakan seorang anggota DPRD Melawi itu mengatakan, perayaan imlek di Melawi semakin tahun semakin memperlihatkan peningkatannya. Jika tahun-tahun sebelumnya atraksi tatung hanya berjalan di atas beling, namun tahun ini 10 tatung yang ada akan menampilkan atraksi tusuk basan. <br /><br />“Ini memperlihatkan semakin besarnya perayaan imlek tahun ini di Melawi,” cetusnya. <br /><br />Pada kesempatan itu, Taufik juga mengatakan, perayaan imlek bukan hanya sekedar perayaan seremonial. Perayaan Imlek juga bertujuan untuk mempereratkan keharmonisan antar etnis. Sehingga sangat diharapkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. (Ira/kn)</p>