Jadikan Nanga Pinoh Pusat Niaga Pedalaman

oleh

Kekayaan Alam di Melawi sangat berlimpah luah. Mulai dari Uranium yang diprediksi 24 ribu ton, kemduian batu bara, emas, hingga Galian C. <p style="text-align: justify;">Daerah ini juga sangat subur untuk ditanam padi, karet, saeit dan komuditas pertanian lainnya. Kekayaan ini memungkinkan Melawi akan menjadi pusat perdagangan pedalaman. Namun dari sekarang hendaknya sudah dirintis.<br /><br />“Kita bicara 20 atau 30 tahun mendatang, bagaimana daerah ini bisa dijadikan kota niaga daerah pedalaman. Namun harus dipersiapkan dari sekarang. Agar rekontruksi kota niaga ini memakmurkan masyarakat,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Minyak dan Gas (Apmigas) Melawi, Bambang Setiawan SE ditemui kemarin.<br /><br />Nanga Pinoh sendiri saat ini sudah menjadi pasar perdagangan beberapa daerah pedalaman. Misalnya masyarakat beberapa daerah Kalimantan Tengah membeli kebutuhan hidup di Kota ini. Ada beberapa desa di Kalteng yang membeli keperluan hidup ke Kecamatan Nanga Ella Hilir. Karena Nanga Ella Hilir masih belum memberikan kebutuhan yang maksimal, maka mereka langsung ke Nanga Pinoh, namun begitu perdagagang antar masyarakat Ella Hilir dengan beberapa desa di Kaltang masih berlangsung. Begitu pula dengan kabupaten ketapang, masyarakat beberapa desanya membeli kebutuhan di daerah ini. <br /><br />Beberapa kecamatan di Kabupaten Sintang juga sangat tergandung pada pasar Nanga Pinoh, seperti Kecamatan Ambau dan Kecamatan Serawai.  Bahkan ada beberapa desa Kabupaten Sintang yang berbatasan dengan Kecamatan Pinoh Utara yang dekat dengan Nanga Pinoh, mereka membeli kebutuhan hidup ke ibu kota Kabupaten Melawi. <br /><br />Masyarakat luar ini bukan hanya membeli kebutuhan hidup, namun menjual hasil pertanian dan perkebunan. Misalnya menjual hasil karet. Nanga Pinoh juga menjadi satu-satunya pasar pemenuhan kebutuhan beberapa kecamatan di kabupaten ini. Warga 11 kecamatan di Melawi memjual dan membeli barang di Nanga Pinoh. <br /><br />Kecamatan di Melawi yang sangat tergantung dengan pasar Nanga Pinoh adalah kecamatan Pinoh Utara, Pinoh Selatan, Belimbing Hulu, Belimbing Hilir, Ella Hilir, Menukung, Sayan, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat dan Sokan.    <br /><br />Selain sebagai penopang perekonomian beberapa daerah, secara geografis Nanga Pinoh memiliki akses yang dekat dengan calon-calon pusat ekonomi masyarakat Depan. Jarak Nanga Pinoh ke ibu Kota Ketapang hanya 200 kilometer lebih. 10 atau 20 tahun mendatang Ketapag bisa menjadi provinsi, hingga 20 atau 30 tahun mendatang pelabuhan laut dalam ketapang sudah memiliki pelabuhan. <br /><br />Pelabuhan kota Ketapang ini bisa menjadi akses untuk perdagangan antar pulau dan perdagangan regional Asia dan perdagangandunia. Begitu pula dengan beberapa kabupaten Provibsi Kalteng hanya berjarak 200 Km lebih. <br /><br />“Di sisi lain, bila Provinsi Kapuas Raya terbentuk, maka menopang Nanga Pinoh sebagai pusat niaga pedalaman. Segala kebutuhan masyarakat bisa didapatkan ke Kota Sintang, kemudian produk-produk masyarakat bisa dijadikan dijual di Sintang,” ulasnya. (Ira/Kn)</p>