Jalan Antarnegara Di Kabupaten Landak Macet

oleh

Jalan antarnegara yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia Timur, mengalami kemacetan sejak Kamis (28/11) sore hingga Jumat seiring pemasangan gorong-gorong di salah satu ruas di Ngabang, Kabupaten Landak. <p style="text-align: justify;">Menurut Kundori, warga Ngabang yang dihubungi dari Pontianak, Jumat, pemasangan gorong-gorong itu imbas dari aspirasi masyarakat Dusun Dengoan, Kecamatan Ngabang, yang sehari sebelumnya memblokir jalan tersebut.<br /><br />Warga menuntut perbaikan saluran karena gorong-gorong yang ada di kawasan itu tersumbat.<br /><br />"Terjadi kemacetan lebih dari tiga kilometer, dari kedua arah," kata Kundori.<br /><br />Saat pemasangan gorong-gorong, mau tidak mau, jalan tersebut diputus terlebih dahulu. Ratusan kendaraan baik angkutan penumpang, truk barang maupun mobil pribadi, terjebak macet baik dari arah Pontianak dan Sanggau.<br /><br />Wanto, salah seorang supir menuturkan, ia terjebak macet dari pukul 03.00 WIB hingga pagi ini. Ia tengah membawa bahan pokok dari Pontianak ke Sekadau.<br /><br />Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak Theresia Limawardani mengatakan, badan jalan di kawasan Dengoan dibelah untuk diberi gorong-gorong di dalamnya.<br /><br />"Guna mengantisipasi kemacetan, akan dibangun jembatan darurat sambil pemasangan gorong-gorong," ujar Limawardani.<br /><br />Salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak Joko Sujatmiko mengatakan, antrean kendaraan macet paling parah sejak Jumat subuh dini hari.<br /><br />"Semua kendaraan terjebak macet. Bahkan mobil dari Malaysia juga ikut terjebak karena badan jalan diputus oleh pekerja dengan alat berat," ujar Joko sambil bertugas mengatur arus jalan. <strong>(das/ant)</strong></p>