Jalan Karang Bintang Rusak Berat

oleh

Jalan poros pedesan di Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan kondisinya rusak berat akibat terhentinya proses perbaikan beberapa waktu terakhir. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabupaten Tanah Bumbu, Sofiani MT, melalui Kabid Bina Marga, Roy Rizali Anwar, ST, kepada ANTARA mengatakan, perbaikan ruas jalan yang berlangsung sebelumnya sengaja tidak dilakukan hingga proses pengaspalan akibat masih banyaknya truk muatan kelapa sawit yang kerap melintasi ruas jalan tersebut. <br /><br />"Truk muatan kelapa sawit yang melebihi kapasitas turut memicu terjadinya kerusakan badan jalan. Kalaupun diaspal, kami kawatir sia-sia dan selalu rusak kembali karena masih banyak turuk muatan kelapa sawit yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut," katanya di Batulicin, Selasa. <br /><br />Jalan poros pedesaan tepatnya di kawasan Desa Harapan Maju, Karang Bintang tersebut merupakan salah satu jalur transportasi darat yang menghubungkan masyarakat dari dan ke Kota Batulicin, pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu. <br /><br />Panjang jalan yang mencapai hampir tiga kilometer tersebut di kanan-kirinya banyak terdapat perkebunan yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat desa setempat. <br /><br />Kondisi jalan saat ini mulai hancur dan melebar akibat tertekan beban angkutan. Sehingga proses perbaikan yang sebelumnya dilakukan oleh pihak pemerintah daerah hingga tahap pengerasan seolah tidak berarti lagi. <br /><br />Kerusakan jalan juga dipicu tingginya curah hujan beberapa hari terakhir. Hal ini menyebabkan kondisinya semakin bergelombang bahkan disejumlah titik kembali jadi kubangan lumpur. <br /><br />Roy pun menambahkan, pihaknya tidak berwenang mencegah truk bermuatan hasil kebun kelapa sawit untuk tidak melintasi ruas jalan tersebut. Sementara perbaikan jalan yang dilakukan saat ini hanya bersifat pemeliharaan sebatas masih bisa dilewati arus lalulintas. <br /><br />Kekuatan jalan poros, tambah Roy, sebenarnya tidak disetting untuk dilewati truk muatan kelapa sawit yang melebihi kapasitas. Oleh sebab itu seluruh element masyarakat khusunya pemilik angkutan hasil kebun kelapa sawit diharapkan berpartisipasi memelihara ruas jalan yang dilewati tersebut.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>