Jalin Silaturahmi, MABM Sekadau Gelar Saprahan

oleh

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sekadau mengelar silaturahmi dengan sejumlah tokoh pemerintahan dan tokoh masyarakat Sekadau, Minggu (5/6) di Gedung Lapangan Fustsal Penanjung Island. Kegiatan di kemas panitia dalam konsep budaya melayu serta mengelar acara makan “Saprahan” bersama dengan duduk di lantai. <p style="text-align: justify;">Ketua panitia keguatan, Subhan S, IP,M.Si dalam sambutannya menyatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi antara MABM dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau dan tokoh masyarakat Sekadau.<br /><br />“Juga dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1437 H tahun ini,” ucap dia.<br /><br />Ditegaskan Subhan, MABM Kabupaten Sekadau juga  ingin berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sekadau sejahtera, mandiri dan berdaya saing.<br /><br />Ketua MABM Kabupaten Sekadau, Sunardi mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempererat silahturahmi antar umat lain di Bumi Lawang kuari. Selain itu juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Sekadau.<br /><br />“Agar kerukunan terus terjaga. Karena damai itu indah,” ujarnya.<br /><br />Selain itu, Sunardi mengatakan, MABM Kabupaten Sekadau berkomitmen untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam membangun Sekadau menjadi lebih baik.<br /><br />“Tahun 2018 MABM Kabupaten Sekadau di tunjuk menjadi tuan rumah FSBM Kalbar, kami semoga ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sekadau dan seluruh masyarakat Sekadau,” pintanya.<br /><br />Aloysius, Wakil Bupati Sekadau menyambut baik adanya kegiatan silahturahmi tersebut. Pemkab, kata Aloy, akan mendukung kegiatan lainnya, terlebih Sekadau menjadi tuan rumah festival seni budaya melayu (FSBM) Kalbar pada tahun 2018 mendatang.<br /><br />Selain itu, Wakil Bupati juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun Sekadau menjadi lebih baik.<br /><br />“Sehingga, kedepan pembangunan di Kabupaten Sekadau dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke desa-desa,” ujar mantan ketua DPRD Sekadau itu.<br /><br />Aloy juga mengimbau saat ramadan agar saling menghormati mereka yang menjalankan ibadah puasa. Ia mengatakan, jika ada warung makan sebaiknya menggunakan tirai.<br /><br />“Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja, tapi kita harus bisa kontrol diri kita sendiri, untuk melatih kesabaran, saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lainnya . Kami dari Pemkab juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa,” pungkasnya.<br /><br />Kapolres Sekadau Muslikhun mengatakan silaturahim seperti ini penting dilakukan, tak menjelang pusa dan hari raya.<br /><br />“Kegitan silaturami ini sangatlah penting, yang pertama guna menambah persahabatan, dan menambah rezeki, serta bisa bertemu dengan satu yang lainnya. Diharapkan bila ada masalah bisa teratasi bersama juga” ukar Kapolres.<br /><br />Ditempat yang sama mantan bupati Sekadau dua prode Simon Petrus yang juga hadir dalam acara mengharapkab agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara kontinyu dan menyeluruh.<br /><br />“Saran saya di tahun tahun berikutnya kegitan ini tidak hanya di kota namun di kampung juga perlu, agar lebih terasa bila bersama masyarakat di kampung , saya yakin masyarakat pasti senang” harap Simon. (KN)</p>