Home / Tak Berkategori

Jangan Ragu Gunakan Data E-KTP

- Jurnalis

Sabtu, 19 Januari 2013 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengingatkan kepala daerah baik gubernur maupun bupati/wali kota se-Sumatera Barat untuk tidak ragu menggunakan data kependudukan elektronik (e-KTP). <p style="text-align: justify;">"Kepala daerah jangan ragu menggunakan data e-KTP (kartu tanda penduduk elektronik). Kami menjamin data tersebut lebih valid," ucap Gamawan di Pagaruyung, Kabupaten Tanahdatar, Sumbar, Sabtu.<br /><br />Di hadapan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan para bupati/wali kota se-Sumbar, Gamawan menjelaskan meskipun Kemendagri menemukan sebanyak 776.000 jiwa dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda, namun hal itu dapat segera diperbaiki. <br /><br />"Jumlah NIK ganda ini sudah jauh berkurang dibanding pada pelaksanaan e-KTP pada 2010 yang mencapai 7,7 juta jiwa," katanya.<br /><br />Gamawan berkeyakinan data e-KTP lebih valid karena dalam pembuatannya dilengkapi dengan rekaman elektronik yang berisi biodata, pas foto, sidik jari, iris mata dan tanda tangan. <br /><br />"Dengan rekaman elektronik tersebut, maka e-KTP tidak dapat digandakan atau dipalsukan," tegasnya.<br /><br />Ia menjelaskan e-KTP merupakan bukti diri penduduk untuk pengurusan kepentingan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik di instansi pemerintah, pemerintah daerah, lembaga perbankan dan swasta.<br /><br />Kemendagri sampai saat ini sudah melakukan perekaman data e-KTP sebanyak 175 juta jiwa dari target sebanyak 250 juta penduduk Indonesia.<br /><br />Kemendagri akan terus membersihkan data kependudukan hingga satu penduduk dipastikan hanya memiliki satu NIK. Targetnya, pada 2013 data kependudukan sudah bersih dari NIK ganda dan e-KTP bisa didistribusikan seluruhnya.<br /><br />Gamawan menambahkan, untuk perekaman e-KTP justru sudah melampaui target. Pasalnya, pemerintah awalnya hanya menargetkan perekaman e-KTP terhadap 172 juta penduduk.<br /><br />Mendagri mengimbau kepala daerah dapat menggunakan data e-KTP sebagai acuan membuat program bidang kesehatan, pengentasan kemiskinan, pemilu kepala daerah, dan lainnya. <strong>(das/antaranews.com)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai
Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK
Banjir Rob Melanda, Sujiwo Minta Warga Tenang: Mitigasi Kubu Raya Siap Menyeluruh
Atasi Parkir Liar, Pemkab Kubu Raya Fasilitasi Kesepakatan Penataan Parkir Kendaraan Angkutan Barang
Wabup Sanggau Susana Herpena Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Tahun 2025

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:12 WIB

Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:10 WIB

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:35 WIB

Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:59 WIB

Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK

Berita Terbaru

KALTARA

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Jumat, 12 Des 2025 - 18:10 WIB