Jaring Sejumlah Isu, Pemkab Sekadau Gelar Coffee Morning

oleh

Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar coffee morning bersama unsur forkompinda. Coffee morning memang sering digelar Pemkab Sekadau sebagai wadah membuka komunikasi dengan masyarakat menyampaikan informasi terbuka baik isu soal pembangunan, dan kamtibmas. <p style="text-align: justify;">Jumaat pagi (30/1/2015)  Forkompinda Kabupaten Sekadau bertatap muka dalam agenda coffee morning itu. Dipimpin lansung Bupati Sekadau Simon Petrus, hadir  sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengusaha serta kalangan akademisi dan pemerhati lingkungan di Kabupaten Sekadau.<br /><br />Bupati Simon Petrus paparanya mengatakan agenda coffee morning itu dalam rangka mencari masukan, aspirasi, saran pendapat dari seluruh elemen masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam. <br /><br />Tujuannya, bukan untuk saling menyalahkan, namun lebih kearah perbaikan kerja Pemkab terutama sektor pembangunan yang sudah berjalan maupun direncanakan kedepanya.<br /><br />"Ini guna mendapatkan masukan masyarakat kepada pemerintah. kegiatan tatap muka ini diharapkan mendapat informasi, saran, masukan dan pendapat dari masyarakat dari kita semau. Sehingga jika ada keluhan atau hal yang bersentuhan dengan masyarakat dapat disampaikan kepada unsur pimpinan forkompinda," papar Bupati.<br /><br />Dikatakan Bupati, sejak Kabupaten Sekadau sudah mandiri,pemerintah konsentrasi dibidang pembangunan dengan membuka akses isolasi di 7 kecamatan. <br /><br />Sebagi informasi Sekadau juga dilalui Jalan Negara yang menjadi kewenangan pemerintah Pusat, Jalan Provinsi yang jadi kewenangan jalan Provinsi, serta jalan yang menjadi tanggungjawab Kabupaten. <br /><br />"Pembangunan di infras trusktur masih tetap prioritas dan terus ditingkatkan terutama jalan, fasilitas kesehatan, penguatan fasilitas sarana prasarana sekolah, dan fasilitas pemerintah lainya," rinci Bupati.<br /><br />Dibidang pendidikan, pelajar berprestasi dan yang berasal dari keluarga kurang mampu mendapat bantuan dari Pemkab Sekadau dengan adanya Dana BOS yang bersumber dari dana APBD, beasiswa prestasi, termasuk BOS pusat. Selain itu Pemkab juga mengadakan kerjasama dengan pihak akademisi dengan membeasiwakan para pelajar serta membantu anak-anak pelajar untuk dapat bersekolah.<br /> <br />"Dibidang Kesehatan Pemkab sudah menyiapkan RSUD yang saat ini sedang dalam peningkatan status dari tipe D ke tipe C. Begitu juga dengan pelayanan lainya kepada masyarakat sudah di bangun SPAM untuk ketersedian air bersih untuk masyarakat Sekadau," ungkap Simon.<br /><br />Kapolres Sekadau, AKBP. Muslikhun mengatakan secara umum wilayah sekadau aman kondusif. Meski ada beberpa kasus yang erat berakitan dengan masyarakat petani seperti kasus pupuk oplosan yang terbongkar pada Maret 2014. Kasus ini dikembangkan pada Januari 2015 kembali diamankan pupuk oplosan sebanyak 125 Karung.<br />"Kasus ini sudah diperiksa ke saksi ahli dan dipastikan pupuk Palsu. Maka dari itu, masyarakat agar berhati-hati membeli pupuk industri," imbau Muslikhun.<br /><br />Dilain sisi, Polres sekadau sudah membuat MoU Polres dan Jasaraharja tentang MoU adalah penanganan korban lalu linta. Dalam nota kesefahaman itu korban kecelakaan yang dirawat di RSUD ditanggung biaya pengobatan dengan batas maksimum biaya kecelakaan sebesar Rp 10 Juta."Yang ditanggung Jasaraharja 10 juta. Diatas 10 Juta akan di kenakan biaya tambahan," tukasnya.<br /><br />Sementara itu, dari Unsur TNI, Dandim 1204 Sanggau-Sekadau melalui Perwira Penghubung  Kodim 1204 Sanggau-Sekadau mayor Azis memaparkan, kegiatan Kodim 1204 Sanggau-Sekadau siap membantu Pemkab dalam hal penangulangan bencana alam.<br /><br />"Dandim juga membentuk tim penanganan bencana sebanyak 180 orang personil dan siap digerakan dari Sanggau ke Sekadau," terang Mayor Azis.<br /><br />Kedepan Kodim berencana membuat kegiatan karyabakhti sakala besar di Kabupaten Sekadau. "Untuk Kabupaten Sekadau akan dilaksanakan di sungai Ayak, Kecamatan Belitang Hilir," jelas perwira satu bunga itu.<br /><br />Tak hanya disitu, Azis juga mengatakan TNI mendukung persediaan pangan daerah sesuai arahan presiden kepada Panglima TNI. <br /><br />"Sudah ada MoU antara TNI dengan Menteri Pertanian untuk membantu petani. Contohnya Babinsa menjadi pendamping petani, di tingkat koramil membuat contoh lahan pertanian," terang Aziz.<br /><br />"Ada wacana pemekaran Kodim 1204, sudah masuk ditingkat pusat, pemerintah di pusat. Respon dari pusat cukup baik. Dan ada wacana pemekaran Koramil Kecamatan Belitang, karena disana belum ada koramil," papar Azis.<br /><br />Sementara itu, Kejari Sekadau, Sukardi, mengatakan Kejari tetap bekerja profesional.<br /><br />"Kejaksaan tidak hanya menangani kasus kriminal tetapi juga menangani kasus pidana korupsi, perikanan dan kehutanan," ujar Kejari.<br /><br />Sukardi mengatakan Kejaksaan Negeri Sekadau juga membuat program penyuluhan hukum, yang ditujukan kesekolah serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai aturan-aturan hukum. "Penyuluhan-penyuluhan hukum kepada masyarakat menjadi program kami," tutup Sukardi. (Mto/kn)</p>