Jeffray Edward Resmi Pimpin DAD Sintang

Pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang periode 2017-2022 sudah resmi terbentuk setelah dilantik oleh Ketua Harian Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat Drs. Yakobus Kumis, MH di Gedung Pancasila pada Kamis, 12 Januari 2017. <p style="text-align: justify;">Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat Nomor 160/SK/DAD-KB/I/2017 tanggal 2 Januari 2017 tentang susunan komposisi dan personalia kepengurusan Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang perode 2017-2022. Dalam SK yang ditandatangani Ketua DAD Provinis Kalbar tersebut, Jeffray Edward sebagai Ketua DAD Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni Sekretaris dan Apolonaris Biong Bendahara.<br /><br />Saat pelantikan, Yakobus Kumis memandu seluruh pengurus untuk berjanji kepada masyarakat yang hadir untuk taat kepada Tuhan, memperjuangkan kebenaran dan keadilan, menjaga dan melesarikan hukum dan adat istiadat, menjaga nama baik organisasi, menjaga hubungan antar sesama pengurus dan melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga MADN dan DAD. Yakobus Kumis juga meminta DAD Sintang bekerjasama dan membantu Pemkab Sintang dalam membangun Sintang supaya maju dan berkembang. Ketua Harian DAD Provinsi Kalbar Yakobus Kumis menyampaikan bahwa indonesia menjadi negara satu-satunya negara di dunia yang memilki kemajemukan dan pluralisme yang tinggi. Indonesia ada karena perbedaan suku dan agama. Pancasila merupakan saripati dari kearifan lokal yang ada di seluruh ndonesia. Kita menolak upaya merongrong pancasila dan NKRI.<br /><br />“pengurus DAD harus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan TNI, Polri, Pemda, paguyuban etnis yang ada di sintang. Segerakan carikan tempat untuk menjadi sekretarat DAD dan buat pakaian seragam khusus DAD Sintang” pinta Yakobus Kumis.<br /><br />Jefray Edward Ketua DAD Sintang periode 2017-2022 menyampaikan rasa bangga karena dipercaya memimpin organisasi terhormat yakni Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang. <br /><br />"Ini tugas berat bagi saya. Saya masih muda dan belum memiliki pengalaman mengurus masyarakat adat. Saya berusaha mengakomodir berbagai pihak dalam kepengurusan, keseimbangan dalam kepengurusan saya dorong. Saya akan evaluasi kepengurusan, saya juga siap dievaluasi jika saya tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik. Kepada para orang tua, jangan ajarkan kami untuk berkelahi dan saling menjatuhkan. Ajarkan kami supaya bersatu dan bekerja keras membangun organisasi dan masyarakat dayak. Cukup sudah pengalaman perpecahan, sentimen perbedaan sub suku. Kita harus bersatu. Kepada pengurus, bantu saya. Mari kita bekerjasama dan bersama bekerja. DAD bukan untuk cari uang, tetapi kita harus berkorban tenaga, pikiran, materi dan waktu. Terima kasih kepada Pemkab Sintang yang sudah terus memperhatikan masyarakat Dayak dengan pembangunan dari berbagai aspek. Mari kita jaga hubungan baik antar suku dan agama di kabupaten sintang” terang Jefray Edward.<br /><br />Bupati Sintang H. Jarot Winarno menyampaikan siap  bermitra dengan DAD Sintang. "bagi saya, kearifan lokal penting untuk dijaga diera globalisasi saat ini. Adat budaya suku dayak merupakan salah satu kearifan lokal yang harus dijaga. Sebagai anggota masyarakat mayoritas di sintang, kami sangat mendukung kemajuan masyarakat Dayak dengan berbagai program, aturan , dan kebijakan. saya minta pengurus DAD yang baru mampu menjadi contoh dalam membangun hubungan dengan semua suku. Pemkab Sintang siap bermitra dengan DAD Sintang” terang H. Jarot Winarno.<br /><br />Diakhir acara, Jefray Edward Ketua DAD Kabupaten Sintang juga menyampaikan pernyataan sikap masyarakat adat Dayak kabupaten sintang menyikapi kondisi terakhir bangsa indonesia. "Kami mengecam menguatnya penyebaran kebencian, upaya memecah belah bangsa dan meminta pemerintahan tegas menindak siapa pun yang mengganggu keutuhan bangsa. Kami menolak adanya faham radikalisme dan intoleransi di indonesia” terang Jefray Edward. <br /><br />Suan Rumban Ketua Panitia pelantikan menyampaikan bahwa pelantikan harus dilaksanakan untuk mengesahkan dan memperkuat keberadaan kepengurusan Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang supaya selanjutnya bisa bekerja dan membenahi organisasi.<br /><br />“Kami berharap pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan memberdayakan masyarakat adat dayak di kabupaten sintang.<br /><br />Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berkas pelantikan, penyerahan bendera pataka organisasi, dan penyerahan memori dari pengurus DAD lama kepada pengurus yang baru” terang Suan Rumban.<br />Usai dilantik secara organisasi, Jefray Edward dikukuhkan menurut adat Dayak Sebaruk. <br /><br />Hadir dalam pelantikan tersebut selain jajaran pemkab sintang dan Forkopimda, hadir juga Sultan Sintang, Ketua MABM, Pemuda Melayu, MABT, Paguyuban suku yang lain dan masyarakat umum.(Slh)</p>