Jelang Idul Adha, Prioritaskan Kesehatan Hewan Kurban

oleh
Santosa

SINTANG, KN – Jelang Idul Adha 2022, umat Muslim akan lakukan sembelih hewan ternak atau kurban sebagai salah satu syariat dalam agama Islam.

Hewan yang dapat dikurbankan meliputi, kambing, sapi, kerbau, hingga domba.

Sebelum membeli hewan kurban, alangkah baiknya harus melihat kondisi hewan yang ingin dibeli, terlebih akhir-akhir ini sedang maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terjadi pada hewan ternak.

Hal inipun diungkapkan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang, baru – baru ini.

“Untuk memilih hewan kurban terbaiknya dan menjadikan aspek kesehatan sebagai parameter dalam memilih hewan kurban,” ungkap Santosa.

“Kondisi hewan kurban harus dipastikan sehat dan aman dari penyakit hewan apa pun,” tambah Santosa.

Menurut politkus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, hal pertama yang harus diperhatikan saat membeli hewan kurban adalah fisik dari hewan ternak tersebut yang harus memenuhi syariat, yakni telah mencapai umur tertentu dan tidak cacat baik rusak mata, telinga, ekor, sakit, pincang, dan kurus. Kemudian, hewan kurban dipastikan harus dalam keadaan sehat, terutama harus terhindar dari wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Olehkarenanya, senator Santosa mengimbau kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Sintang agar memperhatikan segala anjuran pemerintah, mengingat saat ini pemerintah sedang masif-masifnya menekan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

“Dan kita juga mengimbau agar pada saat pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian daging kurban diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat karena pademi Covid-19 belum usai, meskipun kondisinya mulai melandai,” pungkas Santosa wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu ini. (*)