Jelang Idul Adha, Turunkan Tim Periksa Kesehatan Hewan

oleh

ekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kapuas Hulu, Jumadi Kamarsyah, S. Sos, MM mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha 1432 H pihaknya akan menurunkan tim guna memeriksa kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban, baik itu sapi mapun kambing. <p style="text-align: justify;">“Kita akan menurukan Tim untuk memeriksa kelayakan hewan kurban, terutama untuk kesehatan hewan tersebut,” ungkapnya pada kalimantan-news.com, Rabu (26/10/2011).<br /> <br />Dijelaskanya bahwa menurut pengalaman Tahun-tahun yang lalu, pihaknya menurunkan tim, saat mendekati hari H-nya. Dan untuk saat ini pihaknya sudah menyurati peternak-peternak yang ada di Kecamatan. <br /><br />“Jadi saat ini masih dalam tahap menyurati para peternak di Kecamatan-kecamatan, setelah mendekati hari H, baru kemudian tim yang Kita turunkan tim khusus untuk memeriksa kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban,” ujarnya.<br /><br />Sementara untuk stok daging, Kamarsyah mengatakan bahwa tidak bisa diprediksi, sebab tergantung dengan kebutuhan bagi yang akan memotong kurban, seperti pengalaman Tahun lalu untuk Kapuas Hulu menurutnya tidak ada maslah, bahkan Kapuas Hulu tidak pernah mendatagkan dari luar cukup hewan-hewan lokal. <br /><br />“Saya rasa sih untuk stok tidak ada masalah, karena Kita pun tidak pernah mendatangkan hewan dari luar, hewan Kita rata-rata dari peternak yang ada di Kecamatan,” jelasnya. <br /><br />Hal serupa juga dituturkan Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Agutina Sri Rahayu,SP  bahwa pihaknya akan turun langsung melakukan pemerikasaan hewan yang akan dipotong, biasanya kata Agustina peninjauan atau pemeriksaan hewan dilakukan sehari menjelang Idul Adha. Sedangkan untuk hewan yang layak dipotong harus memenuhi criteria seperti hewan tersebut harus sehat, tidak cacat, cukup umur, tidak kurus dan jantan. <br /><br />“Kita selalu melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dipotong, dan untuk stok belum bisa Kita kataka tergantung kebutuhan berapa banyak yang akan memotong korban, tetapi Tahun lalu mencapai 150 ekor sapid an sekitar 100 ekor kambing, dan itu dapat terpenuhi yang berasal dari hewan lokal Kita di Kapuas Hulu ini,” tuntasnya. <strong>(phs)</strong></p>