Jelang Ramadhan Bupati Sintang Minta PLN Atur Jadwal Pemadaman

oleh

Maraknya tempat hiburan yang ada di Kabupaten Sintang perlu mendapat perhatian khusus terlebih lagi menjelang bulan suci Ramadhan 1436 H. <p style="text-align: justify;">Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si mengatakan dalam satu dekade ini, Kabupaten Sintang mengalami percepatan pembangunan yang luar biasa. Terlebih lagi untuk wilayah timur kalbar, Kabupaten Sintang merupakan satu-satunya kota yang termasuk dalam rencana Bappenas sebagai salah satu pembangunan sepuluh kota baru.<br /><br />"Adanya percepatan pembangunan tersebut mempunyai dampak positif dan negatif terutama dalam kamtibmas. Untuk itu dalam menyambut bulan suci Ramadhan perlu mendapatkan perhatian lebih dari semua pihak dengan harapan dapat meminimalisir terjadinya kekacauan yang akan mengganggu kekhusyukan masyarakat khususnya yang beragama Islam dalam menjalankan ibadahnya," ujarnya dalam giat tatap muka yang digelar di Polres Sintang, Senin (15/6).<br /><br />Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kerukunan antar agama.<br /><br />"Selama ini masyarakat Sintang telah memiliki toleransi yang tinggi dan itu harus lebih dipupuk. Untuk itu, saya harap tempat hiburan agar membatasi jam operasionalnya sesuai dengan kesepakatan yang telah ditandatangani, para pedagang makanan maupun minuman memasang tirai, itu merupakan bentuk toleransi kita terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa," ucapnya.<br /><br />Sementara itu, ia juga meminta kepada PT PLN Ranting Sintang untuk segera mengatur jadwal pemadaman listrik untuk menghindari ketidaknyamanan masyarakat.<br /&gt;<br />"PLN juga diharapkan mengatur jadwal pemadaman listrik khususnya di jam berbuka, sholat tarawih maupun sahur untuk menghindari ketidak nyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Jadwal pemadaman tersebut harus diberikan agar masyarakat dapat mengantisipasinya," jelasnya.(KN)</p>